Bagaimana engkau bisa bersabar dengan pasanganmu yang... #RiyadhohAlarm

Inilah hidup....

Seorang sahabat yang sedang membagikan kisahnya pada sahabatnya berkata,

 "Bagaimana bisa engkau bersabar dengan penghianatan pasanganmu? Bagaimana bisa engkau masih memaafkannya dan ingin kembali kepadanya setelah banyaknya luka yang dia tinggalkan untukmu dan anak-anak. Engkau perempuan hebat"

" Bagaimanapun sakitnya, aku bersyukur bahwa ada hal lain yang menguatkanku, Allah sudah memberikanku anak-anak baik dan aku ingin mereka masih bisa melihat ayahnya dan bertemu ayahnya, engkaulah perempuan hebat itu, betapa engkau kuat dan tetap bahagia walaupun di usia seperti ini Allah belum juga memberikanmu pasangan hidup"

" Aku bersyukur karena dengan seperti ini aku bahagia, menikmati hidupku sendiri dan aku merasa lebih bebas menjalani hidupku"

" Tak bisa aku bayangkan hidup tanpa keluarga dan anak-anak, engkaulah yang hebat"

Dalam suasana yang lain, seorang sahabat bercerita pada sahabatnya..

" Bagaimana engkau bisa kuat hidup bersama suami dengan penghasilan minim? Tidakkah hidupmu terlalu sulit? Engkau hebat, engkau bisa melewati ujian ini, engkau perempuan yang nyaris sempurna laki-laki mana yang bisa menolakmu tapi engkau bisa bertahan dengan pasangan seperti itu"

" Engkaulah perempuan hebat itu, engkau bisa bertahan dengan suami yang berbagi cinta, engkau bisa bertahan dengan hidup yang seperti ini, jika aku sepertimu aku tidak sanggup walaupun bergelimang harta semua kebutuhan tercukupi tapi aku tidak mampu sepertimu, engkaulah yang hebat"

Inilah hidup...Allah memberikan ujian sesuai kadar kemampuan kita, tak lebih dan tak kurang kadarnya pas. Pas untuk kita. Andai kita ingin menukar ujian kita dengan orang lain, maka pastilah kita tidak akan mampu.

Mereka yang rezekinya pas-pasan, punya anak-anak luar biasa yang membanggakannya.

Mereka yang sakit, punya keluarga yang luar biasa yang selalu mencintainya.

Mereka yang punya masalah dengan pasangan, punya rezeki yang lebih yang mampu menghiburnya.

Mereka yang belum mendapatkan jodoh, punya karir cemerlang yang selalu membahagiakannya.

Mereka yang belum memiliki anak keturunan, mempunyai pasangan setia yang selalu membuatnya tersenyum.

Sepahit-pahitnya hidup selalu ada sisi manisnya yang bisa disyukuri. Semanis-manisnya hidup selalu ada sisi pahit yang harus diikhlaskan. Selama ini di dunia maka tak akan ada yang sempurna, karena kesempurnaan adanya di surga kelak. Karenanya jika ingin hidup sempurna maka kejarlah surga, bukan mengejar dunia.

Happy Riyadhah 😍

#inaqdaima

Sumber:
WAG RIYADHOH

Post a Comment

Previous Post Next Post