Tulisannya Biasa, Dampaknya yang Luar Biasa
Postingan di halaman Parenting Ummi Gayo kali ini sebagai catatan untuk saya nanti, jika si kecil sudah bertambah besar.
Postingan di halaman Parenting Ummi Gayo kali ini sebagai catatan untuk saya nanti, jika si kecil sudah bertambah besar.
Biar gak susah lagi cari-cari catatannya dan bisa segera bermanfaat untuk bunda - bunda yang sudah memiliki batita dan anak 5 tahun keatas.
Ilmu ini saya dapatkan dari grup fb tentang habits.
Narasumber: Miftah Ridho Anshari.
Beliau bercerita :
Narasumber: Miftah Ridho Anshari.
Beliau bercerita :
Saya kaget. Melihat Kakak bangun tidur dan akan buang air, tumben-tumbenan memakai sendal sebelum masuk WC. Padahal saya belum menjelaskan fungsi dan manfaatnya.
Tapi karena tertulis di kertas ini, dia sami'na waato'na, Laksanakan!
Di kesempatan lain, sesaat sebelum tidur, si Dede memberikan laporan bahwa sudah minum susu, sikat gigi dan berwudhu. Trus bilang habis ini mau berdoa dan matikan lampu. Fyi, si dede belum bisa baca, dia dibantu mama dan kakak.
---
Ternyata cara sederhana ini efektif untuk membentuk Habit (kebiasaan) anak-anak. Ada saatnya tulisan lebih berdampak daripada lisan.
Saya tak ingin menceritakan betapa dahsyatnya manfaat Habit, The Power of List, The Power of Tulisan Tangan, The Power of Three (or five or seven), teori VAK, Manner & Adab sehari-hari. Akan terlalu panjang.
Lebih baik kita langsung praktikan ya, ga sampai 5 menit!
Ambil kertas, spidol, tuliskan Habit untuk mereka, tempelkan. Selanjutnya libatkan anak-anak dan jangan lupa : Apresiasi!
Silakan dicoba, anda akan terkagum-kagum dengan hasilnya.
Catatan penting:
- tulisan tangan sendiri, jangan diprint
- jumlah list idealnya 3-5, maksimal 7. Kalau kebanyakan, habit ga akan kebentuk.
- list saya hanyalah contoh, silakan disesuaikan.
- kertas jangan ditempel barengan, satu-satu. Kalau 3 hari sudah jadi habits, baru install habit lainnya. Nambah list begitu juga, bertahap.
Harapan saya satu : tulisan di kertas ini menjadi Habit mereka sampai dewasa dan Istiqomah hingga akhir hayat.
---
Ada dampak lainnya, Ortu jadi ikut2an teringatkan dan melaksanakan (Alhamdulillah). Lagipula sebaik-baik tauladan adalah dengan mencontohkan bukan?
+ Ortu jadi ga perlu cerewet mengingatkan tiap hari
+ Anak jadi senang mengerjakan list (semacam tantangan). Tambah senang kalau ada list baru.
+ Kalau ga dikerjakan, anak2 lebih ngejleb negornya, hihi.
Teknik ini bekerja untuk kami, semoga bekerja untuk keluarga anda ya.
Good luck Parents...! Semoga Allah mudahkan.
NB :
* Silakan list disesuaikan, tiap orang pasti beda. Inti post ini strategi membentuk Habit
* Teori Habit, tips ini berlaku mulai bayi baru lahir. List akan menjadi pengingat ibu, yang lalu menjadi habit ibu dan anak
Semoga bermanfaat
Silakan dishare
Tags:
Pengasuhan Anak


