Apakah harus stres dengan Misteri Hari Kiamat ? Rerfleksi Qur'an Surat Al Zalzalah

Saudara/i ku,

Kita rasakan hawa bencana yang terasa beruntun .
Katanya, itulah tanda-tanda akhir zaman.

Dari dulu kan bencana sudah ada dimana-mana.

Ya! Tapi makin kesini makin banyak...banyak...banyak..

Tanda usia bumi ini semakin ingin berakhir.

Dari tahun-tahun yang lalu. Betapa banyak manusia yang mencoba menerka bahwa "tahun 20**" akan kiamat. Nyatanya, kita masih bersosial media dengan asyik sampai dengan detik ini. 

Inilah, "Misteri ilaahi"
Hanya Allah yang tahu pastinya kapan.

Namun, meski begitu Allah memberikan 'CLUE' dari 'MISTERI' ini lewat Al Qur'an dan Hadits.


Apakah kita harus stress dengan 'CLUE' ini atau santai saja?

Yang pasti mau masih lama atau nggak itu kiamat. Kita mesti selalu berusaha lebih baik, bertobat karena ada yang lebih dekat dengan kita dibanding kiamat. Ya ! KEMATIAN !
Who knows?

Salah satu tanda-tanda datangnya hari kiamat adalah semakin banyaknya gempa-gempa. Memang sejak dulu, sudah terjadi gempa. Namun, saat ini kita rasakan jauh lebih banyak dan besar. Cukuplah ini menjadi peringatan bagi kita semua.

Lantas, ketika kita merasa kiamat semakin dekat apakah kita harus STRESS, TIDAK MELAKUKAN AKTIVITAS, TIDAK MAU LAGI BERAMAL (berbuat),

Bukan seperti itu memahami tanda tanda hari akhir. Bukan menyuruh kita berhenti bekerja, bukan kita disuruh berdiam tidak beramal.

Bukan seperti itu memahami tanda tanda hari akhir. 

Bukan menyuruh kita berhenti bekerja, bukan kita disuruh berdiam tidak beramal, tidak semangat mencari nafkah.

Justru dengan adanya tanda-tanda kiamat akan mendekat, kita semakin semangat untuk beramal sholeh.

Karena kita akan tetap mati dihadapan Allah, yang dibawa kita adalah amal sholeh.

Tetaplah mencari nafkah dan beramal untuk manusia dengan orientasi akhirat. Berbuatlah didunia tanpa meninggalkan akhirat. Kejarlah ridho Allah, dunia akhirat akan kita dapatkan.

Semoga Allah selalu membimbing kita semua.


Catatan:
 dari seorang teman di Lombok,

Dengan kejadian beruntun yang luar biasa ini bukankah sudah seharusnya ini menjadi peringatan bahwa benar kita sudah berada di akhir zaman, maka tidak ada yang pantas untuk kita lakukan kecuali sibuk memperbaiki diri dan sibuk beramal shaleh. 

Entahlah, kita tidak akan tahu esok seperti apa yang pasti Persiapkan segala perbekalan dan sebaik-baik perbekalan itu adalah taqwa. 

Untuk kita yang masih sibuk dengan dunia, lihatlah betapa dunia ini tak berarti apa-apa. Semua yang kita perjuangkan berupa harta dan kesenangannya bisa Allah hancurkan dalam satu kedipan mata. Ya, tak akan ada yang kekal yang bisa kita bawa pulang kecuali ketaqwaan kita kepada Allah. 

Saling mendoakan, saling mengingatkan semoga Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk bertobat dan mencukupkan bekal kita sebelum Allah wafatkan kita dengan Husnul khotimah. Aamiin 

#inaqdaima

Post a Comment

Previous Post Next Post