Belajar Dari Musibah Beruntun #RiyadhohAlarm

Bismillah....

Belajar dari gempa yang menimpa Lombok dan Palu.

Terutama kita masyarakat Lombok begitu banyak yang harus kita syukuri jika melihat kondisi Palu. Allah pasti menguatkan mereka. Saat gempa di Lombok alhamdulillah semua bantuan mengalir bahkan sampai hari ini. Mayat-mayat tertangani dengan baik dan layak.

Tapi coba tengok di beranda-beranda kita bagaimana kondisi Palu saat ini. Mayat-mayat bergelimpangan di mana-mana dalam kondisi tak berpakaian dan mengenaskan. Bahkan di salah satu rumah sakit mayat-mayat itu diperlakukan seperti sampah. Ya Rabb....

Namun di tempat lain mereka yang juga wafat karena bencana Palu wafat dalam kondisi terbaik husnul khotimah jenazahnya langsung ditemukan keluarga dan diperlakukan dengan baik.

Ya Rabb..kita belajar kita ambil ibrahnya, peristiwa bencana yang beruntun ini membuat kita belajar bagaimana kematian akan menyapa kita, apakah dengan baik atau tidak? Tergantung  bagaimana kita dengan Allah. Musibah ini datang tidak hanya menjemput mereka yang sedang berdosa tapi juga mereka yang sedang taat. Tapi coba lihat, mereka wafat dalam waktu yang sama tapi diperlakukan berbeda. Yakinlah, bahwa mereka yang wafat dalam kondisi taat Allah kirimkan malaikat mengurus jenazahnya dan memperlakukannya dengan terhormat, ya mereka wafat dalam kondisi terbaik, husnul khotimah insyaallah.

Ini bukan nyinyir, asli ini hanya agar kita belajar bahwa kita harus cerdas menyiapkan kematian, agar Allah wafatkan kita dalam sebaik-baik keadaan, dengan aurat tertutup rapat sebagaimana kita menjaganya saat hidup.

Ya Rabb jagalah iman kami, teguhkan hati kami untuk istiqomah dan taat, jangan Engkau cabut nikmat hidayah ini sampai kelak di akhir hidup kami hanya Engkau dan Rasul-Mu yang terlapadzkan dari lisan kami.
Saling mendoakan jamaah, saling mengingatkan jangan lepaskan ikatan ukhuwah ini, jangan saling melepaskan tangan, kita tetap harus saling mengenggam erat sampai kelak kematian yang indah menyapa kita dan kelak kita berkumpul di tepi al-Kautsar

Lihatlah, betapa Allah bentangkan ayat-ayat-Nya agar kita terus belajar dan mengambil ibrah darinya.


 Jangan lengah, jangan kendor, jika kejadian ini tidak membuat hati kita semakin takut pada Allah, mungkin ada baiknya kita meminta hati yang baru, hati yang di dalamnya hanya ada Allah. Mintalah hatinyang baru dengan taubat dan terus belajar taat,sampai Allah ganti hati kita dengan hati yang ketika disebut nama Allah ia bergetar.

Ya Rabb irhamnaa, irhamnaa Ya Rahman, irhamnaa....

Alfaatihah untuk saudara saudara kita di Palu...

Post a Comment

Previous Post Next Post