Kemarau Panjang? Anak-anak SD ini Solat Istisqo Bersama Para Guru

Sudah sangat lama kita merasakan cuaca panas dan tak kunjung hujan. Apalagi saat kami tinggal di Cibitung, Bekasi  Maa syaa Allah panasnya. Ingin segera saya pindah ke tempat tinggal yang lebih sejuk. Sangat bersyukur bisa diberi kesempatan tinggal di Bogor ini walau jauh dari peradaban, wkwkwk.

Barusan saya membaca status teman saya yang mengajar di sebuah SDIT daerah Sukabumi. Mereka mengadakan Solat Istisqo untuk memohon hujan rahmat sesuai yang di ajarkan nabi Muhammad SAW. Karena di wilayah mereka tinggal tidak kunjung hujan-hujan. Maa syaa Allah anak-anak sholeh sholehah..



Begitupun di Pesantren Al Bahjah, Buya Yahya.
Ahad kemarin 22 September 2019 juga melaksanakan solat istisqo untuk meminta hujan rahmat.
Lihat video rekamannya disini



****************************************************
Berikut ini ringkasan tata cara shalat istisqa yang saya ambil ilmunya dari Nu Online.

1. Shalat dua rakaat.

2. Rakaat pertama takbir tujuh kali sebelum membaca surat Al-Fatihah.

3. Rakaat kedua takbir lima kali sebelum membaca surat Al-Fatihah.

4. Khutbah dua atau sekali sebelum (atau setelah) shalat. Khutbah setelahshalat lebih utama.

5. Sebelum masuk khutbah pertama khatib membaca istighfar sembilan kali.

6. Sebelum masuk khutbah kedua khatib membaca istighfar tujuh kali.

7. Perbanyak doa dalam khutbah kedua. Wallahu a‘lam

Kami belum mengadakan solat Istisqo.
Alhamdulillaah di tempat saya tinggal masih sempat merasakan hujan beberapa kali. Namun, masih lebih sering kering nya. Masih kekurangan sumber air. Maybe, one day :)

Bagaimanapun Solat Istisqo Ini sebuah ikhtiar, yang bernilai ibadah. Jadi, apapun hasilnya tidak ada yang bisa menjamin.
Wallaahu a'lam bishawwab.

Post a Comment

Previous Post Next Post