Materi Belajar Mengaji untuk Batita Balita #part1

Materi ini saya cerna dari bu Dr. Sarmini,Lc. MA dalam buku beliau dan saya olah kembali ke dalam bahasa saya menjadi lebih ringkas. Jika, ummahat ingin mengetahui detail atau asbabun nuzul materi yang dimaksud bisa baca buku beliau yang berjudul "Alhamdulillaah, Balitaku Khatam Quran."


Materi belajar mengaji balita batita

#part1

Bagaimana memulai mengajar bayi ya ?

1. Standar Minimal Belajar Membaca Al Qur'an
adalah jika bayi sudah mampu mengucapkan minimal 1 atau 2 suku kata seperti "mama" "susu" dll meski masih cadel.

Jika belum, berarti masih dalam taraf pengenalan dan itu bisa dilakukan dari bayi baru lahir meski bayi belum bisa menirukan.

2. Kenalkan bunyi huruf, bukan nama huruf.
Bunyi huruf ialah a, la, ma.
Nama huruf ialah alif, lam, mim.

3. Mulai dari yang mudah, akhirkan yang susah.
Mengajari huruf hijaiyah tak harus berurutan dengan urutan tertentu, bebas.

4. Acak huruf, jauhkan bentuk huruf yang mirip.
Huruf mirip seperti sin dengan syin, shod dengan dhod, ba dengan ta dan tsa, dsj.

5. Anak menirukan bunyi saja, hindari teori dan istilah.
Anak ngikutin aja pokoknya, gak perlu tahu dulu apa itu kasroh apa itu domah apa itu mad jaiz munfasil, hehe.

Nanti itu ada saatnya.

6. Tempel dan sebar di tempat yang sering dilalui anak.
Buat huruf hijaiyah yang sudah kita ajarkan sebelumnya pada kertas unik menarik kemudian tempel di tempat strategis.

Misal: pintu kulkas, tempat mainan anak, dsb.

7.Bisa dibuat game mencari huruf yang hilang.
Misal: Tolong carikan huruf La ! Dsb.

8. Jangan menempelkan huruf yang mirip secara berdekatan.

9. Kalaupun mereka tidak mau baca, maka kita yang harus membacakan beberapa kali dalam rentang waktu yang berbeda dan suara yang lantang agar mereka dengar.
Cukup mendengar, proses belajar mereka sudah terlaksana.

10. Dalam metode ini, kita tidak perlu meminta mereka untuk selalu duduk rapi, diam nyimak penjelasan. Anak boleh membaca sambil bermain.

Sekian untuk part 1.
Jika sudah diaplikasikan dan berjalan baik beberapa hari,
Silakan lanjut ke part 2

Post a Comment

Previous Post Next Post