Kata ikhlas sering kita ucapkan namun, penyesuaian antara mulut dan hati sulit untuk dinilai. Selain Allah yang Maha Mengetahui. Kadang kita sendiri pun ragu.
Ikhlasshh
Ikhlas kalau ditulisan arab ujungnya pakai Shod. Bacanya bibir rada monyong sikit. Bahasa Indonesianya apa ya...?
Hmm.....
Tulus ! Ya tulus !
Jadi inget temen masa SMP deh..(Ssssttt)
Ketika kita mengerjakan sesuatu yang baik-baik dengan hati yang senang kemudian kita mendapat feedback positif dan berbuah semangat yang menggebu itu mungkin biasa. Lalu, bagaimana jika kita mendapat feedback negatif ?
Apa masih MoOd kah kita melakukan hal tersebut dengan perasaan yang sama?
Hmm...
Belum tentu...
Manusiawinya pasti kecewa sangat atau bahkan bilang " MENYESAL", "MENDING GAK USAH DEHHH"
Emanh berat ikhlas itu. Butuh dada yang lapang lebih lapang dari stadion GBK. (Lebai ah)
Ehh iya loh...
Karena bila hati sempit, seseknya pasti kerasa didada. Padahal kok gak kegencet apa-apa ya.
Ada yang ngerasain juga kek gitu?
Makanya berdoa agar diberi kelapangan hati itu lebih utama sebelum minta dilancarkan urusan.
Inget doa: "Robbisyroh Lii Sodrii wa Yassir Lii amriii"
Nah, yang diminta lapangin dulu dada kita.
Bahkan, semua kejadian yang kita gak pernah pikirin di otak kita dan gak pernah diharapkan sama kita terus itu semua terjadi sama kita. Beeuuuhhhh....
Pasti nyesek tuh, sementara kita dituntut menjadi orang yang Ikhlas.
Nah caranya emang klasik sih, tapi ampuh. Minta sama yang punya dada ini biar dilapangin seluas luasnya. Mintanya juga bukan cuma sesekali kalo inget aja. Trusss sampe bener-bener bisa IKHLAS menerima semua kejadian yang menimpa kita.
Apalagi yaa, buat seorang istri dan IBU. Sangat dituntut untuk menjadi pribadi yang Ikhlas. Karena apa?
Mau gak mau, kapan pun itu. Dia mempunyai peluang untuk dilukai hatinya oleh orang terdekat yang paling ia cintai. Siapa?
Anak dan suaminya. Thats real!
Dan seorang Ibu dan Istri dituntut menjadi orang yang ikhlas atau tulus jika dia ingin kehidupannya lebih baik.
Gampang banget kan ?
Iya ngomongnya.
Karena Ikhlas itu sebuah skill jadi gak mungkin gak bisa dilakuin kalo kitanya sering berlatih. Jangka panjang loh latihannya.
Sekian
Ikhlas banget ya yang bacanya :)
Tags:
Pasutri
