Bagaimana Cara Mencintai Rasulullah bagi Pemula?
Mulailah kebaikan dari yang paling mudah. Bagaimana cara mencintai Rasulullah SAW? Mulai dari yang termudah bagi kita. Apakah dimulai dari perasaan kemudian ucapan, lalu perbuatan. Satu hal yang saya rekomendasikan bagi pemula seperti saya ini yakni membaca solawat.
Karena Solawat tidak ribet harus ini dan itu. Ketepatan tempat dan waktu, dan pasti diterima, berbeda dengan amalan - amalan lain yang sangat butuh ilmu dan pertimbangan.
Kita bisa membaca sholawat kapanpun,
dimanapun dan dalam kondisi apapun,
dan yang utama adalah pasti diterima.
Apalagi seperti saya yang dalam keadaan kurang baik kondisinya. Mau perpanjang solat anak nangis, baca quran berjuz juz susah , perut buang angin terus, badan kedinginan, gak karuan pokoknya. Solusinya adalah baca solawat. Kemudian berusaha untuk mengerjakan, meniru ajaran Rasulullah yang lainnya.
Jangan sampai kita ngecap orang gini: "katanya cinta Rasul, sering solawatan, tapi akhlaknya kok begini begitu...!!?"
Please, doakan saja semoga dimudahkan proses ybs. Jangan di downin , dia sedang berusaha dengan apa yang dia mampu saat ini.
Saya teringat akan pesan kakak angkatan saya terkait menutup aurat. Beliau berpesan yang intinya : Janganlah takut, risau ketika ada yang mengkritisi perbuatan atau akhlak kita didepan matanya yang terlihat tidak sempurna padahal kita berkerudung panjng, baju panjang, pakai kaos kaki, menutup aurat dengan sempurna. Kenapa menutup aurat sempurna tapi kelakuan kok begitu. Tidak mengapa.
Mulailah dari yang termudah. Singkatnya, menutup aurat itu mudah, ada kain ada jilbab tinggal pasang. Beberapa menit beres , selesai. Pakai jilbab, pakai gamis, kaos kaki, itu mudah bukan? Ketimbang kita nunggu akhlak kita bagus dulu baru deh nutup aurat. Iya kalau keburu umur masiih panjang kalau nggak???
Lagipula, menata akhlak itu banyak latar belakangnya, panjang prosesnya. Tidak semudah memakaikan pakaian panjang ke tubuh kita. Banyak faktor untuk membentuk akhlak seseorang itu. Ini dia beberapa faktor pembentukan akhlak seseorang versi novy.my.id:
Pertama, masa-masa seseorang sebelum menjadi janin. Atau bisa kita sebut saat orang tua sang anak sedang ikhtiar menjadikan anak ada dalam rahim sang Ibu. Disana ada adab - adab yang akan mempengaruhi akhlak seseorang.
Kedua, masa-masa seseorang dari dalam kandungan menyusui, dst. Intinya, awal pembentukan dimulai dari orang tua seseorang. Bagaimana orangtua mendidiknya sejak kecil
Ketiga, faktor adat keluarga. Indonesia ini beragam. Banyak adat istiadat yang tidak sama antar wilayah. Jadi, bisa kata wilayah A sopan. Tapi, di B tidak sopan.
Keempat, faktor lingkungan , teman-teman. Ini juga mempengaruhi sangat besar terhadap perilaku seseorang. Yang dulunya mungkin seseorang santun, sekarang bisa jadi nakal karena lingkungan yang buruk.
Dan masih banyak lagi faktor-faktor pembentuk akhlak seseorang yang bisa saudara tambahkan di kolom komentar ya...
Jadi, jangan pusing-pusing ingin berubah enjadi pribadi yang baik, mencintai Rasulullah. Mulai saja dari yang termudah, bahkan agama Islam menganjurkan seperti ini. Mudahkanlah, jangan mempersulit jangan bikin orang kabur. Yuk, solawatan !
Tags:
Edukasi
