Assalamualaikum, perkenalkan saya Novia Fajriani Putri.
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas terkait PERADABAN SEJARAH ISLAM yakni tentang Peradaban Islam di Spanyol.
Sebuah sejarah yang menggoreskan banyak tinta emas dan tentu tidak singkat jika kita jelaskan hanya dalam satu atau dua jam saja.
Maka dari itu, saya ingin mengambil poin-poin terpentingnya secara singkat untuk bisa dibagikan kepada khalayak. Bagi, yang ingin mengetahuinya lebih dalam lagi bisa membaca dari berbagai sumber dari kisah peradaban Andalusia ini.
Sejujurnya, saya sendiri bingung darimana saya harus memulainya dan bagaimana menjelaskannya kepada anda. Agar kisah yang saya sampaikan ini bisa lebih cepat dipahami oleh banyak orang.
Saya teringat pesan dosen saya. Beliau berkata perbanyaklah membuat pertanyaan untuk mengembangkan pikiran agar lebih kritis.
Jadi, saya berinisiatif untuk membuat QnA supaya dapat lebih memudahkan kita semua (khususnya saya sendiri) dalam memahami alur sejarah ini. Sebenarnya gimana sih cerita Peradaban Islam di Spanyol itu?
Baiklah, kita mulai dari yang paling dasar dulu hingga pada inti sejarahnya.
Check this out
1. Question:
Dimana sih Spanyol itu? Boleh share location ? Saya mau lihat dong sebelah mana Spanyol itu kalau dilihat dari Indonesia?
Answer:
Spanyol adalah sebuah negara yang terletak di semenanjung Iberia , tepatnya di Benua Eropa bagian barat daya.
Spanyol berbatasan darat dengan :
1. Portugal di sebelah Barat
2. Perancis di sebelah Timur Laut.
Spanyol berbatasan laut dengan :
1. Samudera Atlantik di sebelah Utara
2. Laut Tengah (Laut Mediterania) yang memisahkan Spanyol dengan Negara-negara Afrika seperti Maroko dan Aljazair di sebelah Selatan.
Teman-teman bisa lihat gambaran posisi Spanyol dari Indonesia dari gambar yang sudah saya share.
Share location :
Sangat jauh sekali. Kurang lebih sekitar 20 jam jika menggunakan pesawat terbang di Indonesia. Mudah-mudahan kita semua bisa memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Spanyol aamiin.
2. Question:
Saya pernah dengar kata Andalusia. Apa bedanya Spanyol dengan Andalusia?
Answer:
Andalusia berasal dari kata Al Andalus.
Etimologi dari nama Al-Andalus belum diketahui secara pasti. Andalus juga sering disebut dengan kata Andalusia. Tapi, bukan Andalusia yang ada sampai saat ini.
Al-Andalus sering disebut Andalusia, tetapi penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia.
Al-Andalus saat itu adalah gabungan wilayah-wilayah di daerah Spanyol, Portugal dan Perancis selatan. Daerah kekuasaan itulah oleh umat muslim jaman itu disebut Al-Andalus ( lafal arab ).
Nama ini digunakan untuk merujuk kepada semenanjung Iberia atau daerah Selatan Iberia yang dikuasai umat Islam, dan bukti paling awal dari nama ini adalah pada koin yang dicetak oleh pemerintah Islam di Iberia.
Berikut peta wilayah Al Andalus:
Al-Andalus mengalami beberapa pemerintahan. Awalnya dibawah kekalifahan Ummayah, dibawah Khalifah Al Walid. Kemudian berubah menjadi sebuah ke-amiran, Kordoba.
Singkatnya, saat Kordoba jatuh di tahun 1236 benteng terakhir umat Islam tinggal di wilayah keamiran Granada. Wilayah yang masih dibawah kekuasan dan dibawah aturan Islam hanya tinggal di sebuah wilayah tersebut, yang sekarang kita sebut Spanyol.
3. Question:
Sebelum Islam Masuk ke Spanyol, siapakah yang menguasai daerah tersebut ?
Answer:
Spanyol sebelum kedatangan Islam dikenal dengan nama Iberia/ Asbania. Bangsa Jerman telah memasuki Semenanjung Iberia sekitar abad ke-5 M.
Seorang Raja Ostogoth mendirikan sebuah istana di Toledo sekitar tahun 513 M. Kemudian, pada 569 M, seorang raja Visigoth menjadikan Toledo sebagai ibu kota Kerajaan Visigoth Spanyol.
4. Question
Siapa sajakah pahlawan yang paling utama atas peristiwa ini ?
Answer:
Dalam proses penaklukan Spanyol ini terdapat tiga pahlawan Islam yang dapat dikatakan paling berjasa yaitu:
1. Tharif bin Malik, dapat disebut sebagai perintis dan penyelidik.
2. Thariq bin Ziyad, lebih banyak dikenal sebagai penakluk Spanyol karena pasukannya lebih besar dan hasilnya lebih nyata.
3. Musa bin Nushair, Gubernur Afrika Utara yang mengutus pemimpin pasukan muslimin ke Spanyol.
5. Question:
Bagaimana awal mula Islam bisa masuk ke Spanyol ?
Answer:
Sebelum menaklukkan Spanyol, pasukan Islam terlebih dahulu menguasai wilayah Afrika Utara dan menjadikannya salah satu daerah kekuasaan Dinasti Umayyah.
Penguasaan Afrika Utara terjadi pada masa pemerintahan khalifah Abdul Malik.
Menurut beberapa ahli, tujuan umat Islam menguasa Afrika Utara adalah sebagai batu loncatan atau jalan untuk melakukan ekspansi lebih besar ke wilayah Eropa, karena dari wilayah Afrika ekspansi ke Spanyol lebih mudah dilakukan.
Ekspansi yang dilakukan pasukan Islam di wilayah Spanyol terjadi pada masa khalifah Al-Walid.
Musa bin Nusyair mengutus Thariq bin Ziyad untuk memimpin pasukan menuju Eropa.
Ia membawahi kurang lebih 7000 pasukan, yang sebagian besar terdiri dari orang-orang barbar. Kemudian berlayar melalui Laut Tengah dan berhasil mendarat di sebuah daerah yang kemudian diberi nama Gibraltar (Jabal Thariq).
6. Question:
Siapa itu orang-orang barbar ? Biasanya kosakata barbar ini sering dipakai orang zaman sekarang untuk yang berperilaku negatif secara berlebihan.
Answer:
Sebagai kata sifat, “barbar” identik dengan kekerasan, sadisme, kekejaman, kebodohan, pelanggaran terhadap norma, keterbelakangan, dan segala tindakan negatif yang bisa dilakukan oleh manusia.
Mungkin kita tidak pernah tahu bahwa Tariq bin Ziyad, salah satu prajurit paling legendaris dalam sejarah Islam adalah seorang Barbar.
Mungkin kita juga tidak pernah tahu bahwa Ibnu Batutah, seorang pengembara muslim terkemuka yang dicatat oleh sejarah sebagai pengembara terbesar pra-modern, adalah orang Barbar tulen.
Bahkan, Zinadine Zidane, salah satu pesepakbola terbaik sepanjang masa, adalah orang Barbar yang berimigrasi ke Prancis.
Secara umum, para ilmuwan mendefinisikan “Barbar” sebagai penduduk asli yang mendiami wilayah Afrika Utara di sebelah barat lembah sungai Nil.
Mereka tersebar dari pantai Atlantik di barat sampai oase Siwa (Mesir) di timur, serta dari pantai Mediterania di utara sampai sungai Niger di selatan.
Di masa sekarang, mayoritas orang Barbar adalah penduduk Maroko, Aljazair, Libya, dan Tunisia. Sebagian kecil ada yang menjadi penduduk Mesir, Mali, Mauritania, Burkina Faso, dan Nigeria.
7. Question:
Lanjut ke Thariq tadi, apa rintangan pertama yang dihadapi pasukan Islam yang mencoba masuk ke Spanyol ?
Answer:
Ketika pengusa Spanyol, Roderick, mengetahui bahwa pasukan Islam telah memasuki wilayahnya, ia memerintahkan pasukannya untuk menghadang Thariq dan pasukannya. Sebanyak 25.000 pasukan Spanyol diberangkatkan untuk menghadapi pasukan Islam.
8. Question:
Pasukan Islam hanya sekitar 7 ribu sementara pasukan musuh 25 ribu. Perbandingan yang sangat jauh sekali. Bagaimana pasukan Islam menghadapi hal tersebut?
Answer:
Thariq meminta bantuan pasukan kepada Musa bin Nusyair. Akhirnya dikirim lah 12.000 tentara tambahan ke wilayah Spanyol.
9. Question:
Meskipun ditambah, tapi jumlahnya masih tidak sebanding. Bagaimana pemimpin pasukan Islam saat itu menghadapi hal tersebut yang belum menemukan solusi?
Answer:
Memohon pertolongan kepada Allah dan niat ikhlas untuk menyebarkan agama Islam di Spanyol.
Mereka yakin akan janji Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam firman-Nya.
كَمْ مِنْ فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ
“Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar”. (QS. Al-Baqarah: 249)
10. Question:
Saya sering mendengar bahwa Thariq memerintahkan pasukannya untuk membakar kapal sebagai satu-satunya solusi saat itu untuk membakar semangat pasukan Islam yang terdesak seperti itu. Apakah benar ?
Answer:
Menurut syaikh Jihad At-Turbani riwayat ini tidak pernah ada dalam buku-buku induk sejarah yang dikarang oleh para sejarawan muslim, namun kutipan ini ditemukan di beberapa buku karangan para orientalis Eropa yang memang sengaja ingin menghancurkan dan merusak agama Islam dari dalam.
Para sejarawan Eropa ini tentunya akan menulis sejarah dengan logika yang nyambung dengan sudut pandang mereka.
Logika yang tidak percaya dengan kekuatan iman dan pertolongan Allah.
Karena logika mereka tidak mampu memahami, bagaimana bisa puluhan ribu pasukan Visigoth Nasrani, di negeri dan tanah mereka sendiri, mereka benar-benar mengenal medan pertempuran, dikalahkan oleh sekelompok kecil pasukan asing yang hanya terdiri dari belasan ribu pasukan saja ?!?!?!
Maka dari itu mereka membuat mitos sejarah seperti itu.
Faktanya, Tariq bin Ziyad tidak pernah menyuruh untuk membakar kapal pasukannya sendiri.
Sebab pertama, itu mubazir.
Lagipula, tidak semua kapal yang membawa pasukan Islam menyeberang ke Spanyol itu milik Thariq, ada beberapa di antaranya milik Raja Julian. Julian adalah salah seorang yang tidak senang dengan kekuasaan Roderick yang zalim.
Tidak mungkin seorang muslim akan menghancurkan barang yang dipinjamkan oleh orang lain.
Kedua, Islam tidak pernah mengajarkan pemaksaan untuk berjihad. Dibakar seperti itu kesannya sang pemimpin memaksa bawahannya untuk berperang.
Kenyataan nya, kaum muslimin ini berperang dengan ikhlas lillahi ta'ala untuk menyebarkan agama Islam dan membebaskan umat manusia dari aqidah-aqidah sesat serta membantu orang yang terdzalimi.
Tidak pernah tercatat dalam sejarah peperangan umat Islam, umat Islam merasa minder berhadapan dengan musuh-musuhnya sehingga mereka butuh motivasi tambahan dengan membakar kapal-kapal mereka.
Kaum muslimin berangkat berperang dengan tujuan utama kemenangan atau syahid di jalan Allah.
11. Question:
Saya perhatikan cerita penaklukan Spanyol yang lebih menonjol adalah Thoriq. Namun, ada nama Thorif dalam list pahlawan penaklukan Spanyol ini. Lalu, apa yang telah dilakukan Thorif ?
Answer:
Tharif bin Malik dapat disebut sebagai perintis dan penyelidik.
Tharif menyeberangi selat yang berada di antara Maroko dan benua Eropa itu dengan satu pasukan perang, lima ratus orang di antaranya adalah tentara berkuda, mereka menaiki empat buah kapal.
Dalam penyerbuan itu Tharif tidak mendapat perlawanan yang berarti.
Tharif menang dan kembali ke Afrika Utara membawa harta rampasan yang sangat banyak jumlahnya.
Didorong oleh keberhasilan Tharif bin Malik ini serta adanya kemelut yang terjadi dalam tubuh kerajaan Visigoth yang berkuasa di Semenanjung Iberia pada saat itu, serta dorongan yang besar untuk memperoleh harta rampasan perang, Musa bin Nushair pada tahun 711 mengirimkan lagi pasukan di bawah pimpinan Thariq bin Ziyad.
12. Question :
Setelah Islam menguasai Eropa saat itu, kemajuan apa saja yang dimiliki Eropa ?
Answer:
Sejak pertama kali Islam di tanah Spanyol hingga jatuhnya kerajaan islam di sana, Islam memainkan peranan yang sangat besar.
Kemajuan infrastruktur, Islam Spanyol tidak ada bandingannya dalam sejarah bahkan peninggalannya masih bisa dinikmati sampai sekarang, seperti istana al-Hambra, Rushafat di Barat Laut Cordova, Mesjid Jami’ Cordova, kota al-Zahra, al-Cazar Seville, Menara Giralda dan lainnya.
Kemajuan Intelektual, pemikirannya diwarnai oleh pemikiran para cendikiawan Muslim seperti Ibnu Khaldun, Ibnu al-Khatib, Ibnu Thufail (Abu Bacer), Ibnu Hazm, Ibnu Arabi, Ibnu Rusydi (Avverroes) dan masih banyak tokoh lainnya.
Dalam bidang musik dan suara, Spanyol Islam mencapai kecemerlangan dengan tokohnya al-Hasan Ibn Nafi yang dijiluki Zaryab. Setiap kali diselenggarkan pertemuan dan jamuan, Zaryab selalu tampil mempertunjukkan kebolehannya. Ia juga terkenal sebagai penggubah lagu
Kemajuan bahasa dan sastra, karya-karya sastra bermunculan, seperti Al-'Iqd al-Farid karya Ibn Abd Rabbih, al-Dzakhirahji Mahasin Ahl al-Jazirah oleh Ibn Bassam, Kitab al-Qalaid buah karya al-Fath ibn Khaqan, dan banyak lagi yang lain.
13. Question:
Berapa lama Islam di tanah Spanyol hingga jatuhnya kerajaan islam di sana ?
Answer:
Kurang lebih 7,5 abad.
Sejarah panjang yang dilalui umat islam di Spanyol ini dibagi menjadi 6 periode, yaitu:
-Periode 1 : 711-755 M. Andalusia secara politis belum stabil, masih terjadi perebutan kekuasaan antar elit penguasa. Masing-masing mengaku bahwa, merekalah yang paling berhak menguasai daerah Spanyol ini. Oleh karena itu, terjadi 20 kali pergantian wali (gubernur).
-Periode 2 : 755-912M. Sponyol berada di bawah pemerintahan seorang yang bergelar amir (panglima atau gubernur) tetapi tidak tunduk kepada pusat pemerintahan islam yang ketika itu dipegang oleh Khalifah Abbasyiah di Bagdad. Pemikiran filsafat juga mulai masuk pada periode ini sehingga, kegiatan ilmu pengetahuan di Spanyol mulai semarak
-Periode 3 : 912-1013 M. Periode ini umat Islam Spanyol mencapai puncak kejayaan, menyaingi kejayaan daulah Abbasiyah di Baghdad. Abd Al Rahman Al-Nasir mendirikan Universitas Cordova. Perpustakaannya memiliki koleksi ratusan ribu buku.
-Periode 4 : 1013-1086 M. Spanyol terpecah menjadi lebih dari tiga puluh negara kecil. Ironisnya, kalau terjadi perang saudara, ada diantara pihak-pihak yang bertingkai itu yang meminta bantuan kepada raja-raja Kristen.
-Periode 5 : 1086-1248 M. Umat Islam Spanyol di bawah kekuasan Barbar Afrika Utara.
-Periode 6 : 1248-1492 M. Islam hanya berkuasa didaerah Granada, Peradaban kembali mengalami kemajuan seperti di zaman Abdurrahman An-Nasir. Akan tetapi secara politik, dinasti ini hanya berkuasa diwilayah yang kecil.
Kekuasaan Islam di Spanyol berakhir tahun 1492 M.
Gerakan kerajaan Kristen Gradana melakukan pemaksaan orang Islam untuk memeluk Kristen, buku-buku tentang Islam dibakar.
Umat Islam setelah itu dihadapkan kepada dua pilihan, masuk Kristen atau pergi meninggalkan Spanyol.
Sehingga, pada tahun 1609 M boleh dikatakan tidak ada lagi umat Islam di daerah ini.
14. Question:
Faktor apa yang bisa menjadikan Spanyol maju seperti yang telah disebutkan tadi ?
Answer:
Spanyol Islam, kemajuannya sangat ditentukan oleh adanya penguasa-penguasa yang kuat dan berwibawa, yang mampu mempersatukan kekuatan-kekuatan umat Islam, seperti Abdurrahman al-Dakhil, Abdurrahman al-Wasith dan Abdurrahman al-Nashir.
Toleransi beragama ditegakkan oleh para penguasa terhadap penganut agama Kristen dan Yahudi, sehingga mereka ikut berpartisipasi mewujudkan peradaban Arab Islam di Spanyol.
15. Question:
Apa yang menyebabkan Islam di Spanyol bisa sampai dikuasai oleh agama Kristen ?
Answer:
Kemunduran yang terjadi pada peradaban Islam di Spanyol ini menurut saya, faktor yang paling menonjol adalah "tamak" Ya, keserakahan manusia yang mengaku muslim itu sendiri akan tahta.
Keserakahan ini terlihat dari adanya perebutan kekuasaan yang terjadi antara elite penguasa maupun antar putra mahkota dari awal periode hingga akhir periode.
Terjadinya perebutan kekuasaan ini menyebabkan perang antar elite atau keluarga yang pada akhirnya dapat menggerogoti kekuatan dan stabilitas negara.
Contohnya: pada periode ke 6, Abu Abdullah Muhammad merasa tidak senang kepada ayahnya karena menunjuk anaknya yang lain sebagai pengganti raja.
Sebenarnya dari periode pertama sudah muncul perebutan-perebutan kekuasaan sehingga Islam mulai menciut wilayah kekuasaan di Spanyol sedikit demi sedikit. Hingga tinggal 1 wilayah saja pada periode ke 6 itu tadi.
Jadi, Abu Abdullah tadi memberontak dan berusaha merampas kekuasaan.
Dalam pemberontakan itu, ayahnya terbunuh dan digantikan oleh Muhammad ibn Sa’ad.
Kemudian Abu Abdullah meminta bantuan kepada Ferdenand dan Isabella untuk menjatuhkan kekuasaan Muhammad ibn Sa’ad.
Dua penguasa Kristen ini dapat mengalahkan penguasa yang sah dan Abu Abdullah naik tahta.
Kemudian, Ferdenand dan Isabella ingin merebut kekuasaan terakhir umat Islam di Spanyol.
Abu Abdullah tidak kuasa menahan serangan-serangan orang Kristen dan pada akhirnya mengaku kalah.
Abu Abdullah menyerahkan kekuasaan kepada Ferdenand dan Isabella, kemudian hijrah ke Afrika Utara.
Selain dari itu, para penguasa terlalu fokus membangun kota dan mengembangkan ilmu pengetahuan sehingga lalai membina perekonomian. Akibatnya, timbul kesulitan ekonomi yang amat memberatkan dan mempengaruhi kondisi politik dan militer.
Juga para penguasa Muslim saat itu tidak melakukan Islamisasi secara sempurna. Mereka sudah merasa puas dengan hanya menagih upeti dari kerajaan-kerajaan Kristen taklukannya dan membiarkan mereka mempertahankan hukum dan adat mereka.
Pada abad ke-11 M umat Kristen memperoleh kemajuan pesat, sementara umat Islam sedang mengalami kemunduran.
Kalau di tempat-tempat lain, para mukalaf diperlakukan sebagai orang Islam yang sederajat, di Spanyol, sebagaimana politik yang dijalankan Bani Umayyah di Damaskus, orang-orang Arab tidak pernah menerima orang-orang pribumi. Hal itu mendatangkan dampak besar terhadap sejarah sosio-ekonomi di Spanyol saat itu.
16. Question:
Apa kesimpulan dan hikmah yang bisa kita ambil dari kisah peradaban Islam di Spanyol?
Answer:
Andalusia (Spanyol), sebuah negeri yang meninggalkan jejak begitu besar dalam sejarah umat Islam pada awal perkembangan Islam di dunia Eropa.
Penguasaan Islam terhadap Spanyol telah menunjukkan bahwa Islam telah tersebar ke benua Eropa.
Demikianlah Islam di Spanyol (Andalusia), walaupun pada akhirnya berakhir dengan kekalahan, namun Islam muncul sebagai suatu kekuatan budaya dan sekaligus menghasilkan cabang-cabang kebudayaan dalam segala ragam dan jenisnya.
Banyak sekali kontribusi Islam bagi kebangunan peradaban dan kebudayaan baru Barat. Sumbangan Islam itu telah menjadi dasar kemajuan Barat terutama dalam bidang-bidang politik, ekonomi, sains dan teknologi, astronomi, filsafat, kedokteran, sastra, sejarah dan hukum.
Dari runtuhnya Islam di Andalusi kita belajar,
runtuhnya Islam Andalusia jangan sampai terulang di Indonesia.
Ada tiga catatan besar mengenai sebab keruntuhan peradaban Islam di Andalusia yang bisa kita ambil hikmahnya untuk negeri tercinta ini, yakni:
Pertama, perpecahan umat Islam pada saat itu.
Kedua, cinta dunia dan takut mati kaum muslimin khususnya anggota keluarga kerajaan Islam Andalusia.
Ketiga, memudar atau hilangnya peran ulama pada saat itu.
Sekian kisah Peradaban Islam di Spanyol yang bisa saya jabarkan. Semoga penjelasan saya dapat teman-teman pahami.
Baiklah, untuk menguji pemahaman dan melatih daya ingat anda silakan review ulang pembahasan tadi dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada didalam video berikut ini :
jangan lupa klik jeda untuk memjawab pertanyaan ya, semoga sukses !
Referensi:
1.https://ilmupengetahuanumum.com/profil-negara-spanyol-spain/
3.https://www.google.com/amp/s/randaka.wordpress.com/2010/06/15/islam-di-spanyol-al-andalus/amp/
4.https://sites.google.com/site/ppmenetherlands/kazanah/khazanah/sejarah-islam-di-spanyol
6. https://www.google.com/amp/s/kajiantimurtengah.wordpress.com/2010/12/06/bangsa-barbar/amp/
9. https://kisahmuslim.com/4219-benarkah-thariq-bin-ziyad-membakar-kapalnya-saat-menyerang-spanyol.html
10. https://www.hayatuntour.com/peradaban-islam-di-andalusia/
11. https://www.google.com/amp/s/m.republika.co.id/amp/pdwk5a313
13. http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/risalah/article/view/2513
14. http://mtsn11hulusungaitengah.sch.id/read/17/islam-di-spanyol-asal-usul-dan-perkembangan

