Rumah kok Sumpek?
1. Seringkali orang-orang tinggal di rumah sempit karena terpaksa, bersikap tidak sadar diri dan masih berpikiran maksimalis. ( Punya rumah seluas apapun jika masih hobi menumpuk barang, lama-lama akan tetap sama saja sih. Tidak ada cukupnya, hehe)
2. Membeli banyak barang, berpikir bahwa rumahnya akan tampak lebih “wah” jika dilengkapi banyak perabotan kekinian.
Mulai dari sofa lebar, kulkas dua pintu, karpet, lemari, rak, sampai pajangan yang terlihat memaksakan.
Mulai dari sofa lebar, kulkas dua pintu, karpet, lemari, rak, sampai pajangan yang terlihat memaksakan.
3. Alih-alih terlihat mewah, rumah kecil dengan perabotan berlebihan justru akan membuat kesan sumpek
4. Jika kita sadar dan mau membuka mata akan keadaan dan batas kemampuan kita yang sebenarnya, bahwa rumah kita memang tidak luas, maka dengan penuh kesadaran dan kerendahan hati, akan muncul pertanyaan dalam hati, "haruskah isi ruangan menjadi penuh ?"
5. Tanyakan pada diri, apakah semua barang dan perabotan ini benar-benar kebutuhan atau ada sebagian barang merupakan keinginan atau ego kita semata
6. Jika kita berhasil mengolah keterbatasan kita menjadi suatu kesadaran untuk hidup sederhana, kita akan selalu merasa cukup dan baik-baik saja tinggal dimanapun.
7. Sadar diri untuk tidak menimbun barang dan perabotan. Sadar diri untuk hidup sesuai kebutuhan. Sadar diri akan pentingnya bersyukur.
Tags:
Domestik
