Ngeri Sedap!! Shopee Punya Bank Sendiri

Ngeri Sedap!! Shopee Punya Bank Sendiri
 Induk usaha Shopee adalah Sea Limited. Mulai 10 Februari 2021 mereka membeli Bank BKE.

Bank BKE yang berdiri sejak 2015 sekarang berganti nama menjadi PT Bank Seabank Indonesia . 


Sebelum menjadi milik Sea Limited, Bank BKE dulunya merupakan milik Induk Koperasi Pegawai Republik Indonesia (IKPRI) 90% dan PT Taspen 10%.


Padahal, Bank BKE bukanlah bank besar dan kinerjanya tidak begitu hebat.
Pada 2019, Bank BKE bahkan mencatat rugi Rp136,50 miliar.

Di tengah kinerja yang sedang redup, Bank BKE dipinang oleh Sea Limited. 

Ini mengingatkan kisah Bank Artos yang kini menjadi Bank Jago yang kemudian dibeli lagi oleh Gojek.

Bank Artos dulunya itu dimiliki oleh keluarga Arto Hardy.

Kinerja Bank BKE juha tidak begitu bagus, bahkan bisa disebut buruk.

Namun, kinerja bukanlah pertimbangan utama Sea Limited.

Dengan memiliki Bank BKE, Sea Limited akan mengantongi izin bank komersial di Indonesia, sebuah pasar yang sangat besar.
Sea Limited tak perlu lagi mengurus perizinan bank yang bisa memakan waktu lama dan prosedur yang panjang.

Mereka juga tidak perlu membeli bank besar dengan kantor cabang ratusan yang tersebar di pelosok tanah air, dengan jumlah SDM yang besar.

Mereka hanya perlu bank kecil, kemudian memodifikasi menjadi bank digital, yang mampu menjangkau nasabah lebih luas, sekaligus mendukung bisnis e-commerce-nya yakni Shopee yang sedang naik daun di Indonesia.


Tentu ini akan sangat memudahkan para pelanggan Shopee untuk berbelanja, bukan?

Apalagi, untuk top up Shopee melalui transfer bank dari Sea Bank itu gratis !

 Bebas biaya penanganan ! 

Belum lagi setoran awalnya minimal NOL dan saldo minimalnya NOL !!!

Wah, wah... Ngeri-ngeri sedap ya. Dahsyat sekali strategi marketing mereka.

Pembukaan rekening onlinenya tentu sangat mudah bila dibandingkan dengan bank-bank lain yang sudah pernah saya coba.

Beberapa bank lain yang pernah saya coba masih banyak yang 
tidak bisa buka rekening secara online,
ada online tapi susah banget verifikasi gagal terus, 
ada juga daftarnya online tapi setorannya harus ke kantor cabang. 

Yah, sama aja donk???

Ada juga yang bisa buka rekening online dan bisa via transfer untuk setoran awal namun, cukup besar dan tidak support untuk top up marketplace.

 Bingung ya.

Dengan adanya sistem Sea Bank seperti ini tentu sangat memudahkan orang yang jarang atau susah keluar dan tidak bisa buka rekening ke kantor cabang seperti saya ini. 

Namun, untuk tahap terakhir verifikasi pembukaan rekening yakni denganncara Video Call yang  antrian nya cukup panjang hingga 1 pekan ! 


Mengingat peminat atau calon nasabahnya tentu sangat banyak




Menurut data iPrice, pengunjung bulanan Shopee menduduki peringkat pertama di angka 129.320.800 pada kuartal IV-2020.

Shopee mengalahkan aplikasi e-commerce lokal Tokopedia yang mengantongi pengunjung bulanan 114.655.600.
Mengalahkan Bukalapak yang mencapai 38.583.100 pengunjung.

Sepanjang 2020, rata-rata pengunjung Shopee selalu di atas 90 jutaan!!!
Ngeriii...ngeriii.  


Laporan mencatat, jumlah konsumen yang mencoba layanan pembelian kebutuhan sehari-hari lewat e-commerce di ASEAN telah bertambah dua kali lipat karena pandemi.

Lebih dari 75 persen menyatakan akan tetap bertahan menggunakan layanan itu setelah pandemi.

Bisnis perbankan digital di Indonesia juga dianggap memiliki potensi yang besar mengingat sekitar 52% persen penduduk dewasa atau sekitar 95 persen juta jiwa tidak memiliki rekening bank.

Di sisi lain, tingkat penggunaan smartphone Indonesia sangat tinggi mencapai 70-80% yang menandakan masyarakat Indonesia secara infrastruktur siap untuk perbankan digital.

Untuk pendirian bank digital baru, modal minimum yang disyaratkan oleh OJK adalah Rp10 triliun.

Sementara jika bank digital berasal dari akusisi dari bukan kelompok bank seperti Bank Jago dan SEA Bank, maka modal minimumnya cukup Rp3 triliun.

Namun, jika akuisisi dilakukan dalam satu kelompok bank seperti Bank Digital BCA, modal minimumnya cukup Rp1 triliun.
OJK juga hanya mewajibkan bank digital minimal memiliki satu kantor.

Perusahaan cukup memiliki skema model bisnis yang jelas, kemampuan teknologi informasi, sampai tata kelola perlindungan nasabah dan data pribadi.
Ayo maju Indonesiaku!!
Ayo maju Ummat Islam !!

Referensi:
Pengalaman pribadi
Shopee.co.id
Seabank.co.id
Tirto id.


Post a Comment

Previous Post Next Post