Anak jaman sekarang susah dibilangin ?

Anak Jaman sekarang susah dibilangin?


tetap yang diutamakan adalah kelembutan. Tidak ada yang bisa melembutkan sesuatu yang keras kecuali dengan kelembutan. Jadi, jangan keras mendidik anak.

Nabi tidak begitu. Didik dengan pelukan, didik dengan ciuman, didik dengan kalimat yang lembut. Kalau dia terbiasa dengan kalimat yang lembut indah. Permainannya yang mengantarkan dia kepada Allah. Misal, lagu-lagu tentang keesaan Allah, dsb.

INGAT ! DENGAN KELEMBUTAN .

dunia luar itu keras, dia harus belajar di kerasin  supaya gak bermental lemah. Bukan begitu mendidik agar anak bermental kuat. Didiklah Tauhid yang bagus. Dengan tauhid yang kuat, in syaa Allah kondisi apapun iya tegar, kokoh, dan kuat. Kalau Ortu nya keras, dia paling hanya takut didepan ortu nya saja (pen.)

Misal ?Jika ingin mendidik anak pakai kerudung, pelan-pelan. Paksa dia dengan cara agar dia  tidak terpaksa.

Misal, anak anda ingin ia jadi dokter. Jangan disuruh saat dia lulus SMA. Kaget dia. Berat baginya. Tapi, dari jauh-jauh hari misalnya semenjak SMP sudah di singgung-singgung hal yang berbau kedokteran. Diberi buku-buku diajari Cara merawat, mengobati, dll. Sehingga ketika dia sudah terbiasa akan hal itu, saat waktunya tiba mudah kita untuk melobby dia.

Jadi, didik anak jangan saat anak sudah bandel,sudah terlanjur.  Gak bisa. Susah. Tapi, dari jauh-jauh hari kita sudah biasakan dia sholat misalnya.


Ketat / keras tidak jaminan selamat. Karena itu hanya membuat anak takut di depan ortu saja.

Untui anak-anak zaman now yang seat adalah berikan mainan positif yakni mainan-mainan jaman dahulu

***
Namun, jika anak sudah terlanjur bandel, nakal bagaimana?

Orangtuanya istigfar yang banyak dan sesering mungkin. Minta sama Allah supaya anaknya kembali menjadi baik. Ingatlah, Allah maha kasih.

Para Orang tua jangan putus asa. Himbauan untuk para orangtua agar menarik anak secara halus . Mungkin karena orangtua cara mendidik anaknya salah, sehingga anak terdidik juga salah. Sehingga ketika sudah besar susah untuk  diajak ke dalam kebenaran

Tenang, masih ada jalan. Allah Maha Kuasa.
Diantara jalannya adalah sambungkan hati ibu bapak dengan lembaga pendidikan Islam misalnya Madrosah Diniyah, Pesantren, dll.

di kiri kanan anda. Yang terdekat, hidupkan, beri sedekah. Paling pelitnya sedekah beras secangkir. In Syaa Allah berangsur-angsur Allah akan beri pertolongan kepada anakmu. Janji Allah, siapa yang menolong anak orang akan Allah tolong anakmu.

Baiklah itu adalah cara bagi yang sudah terlanjur bandel, terlambat. Maka tetap bergabung dengan kemuliaan. Ini adalah cara jitu, nasihat dari nabi. Kalau ibu bapak hanya menasihati saja tapi, ternyata pelit gak mau sedekah. Ya susah. Nasihati sesaat saja, pertolongan datang dari Allah.
 Semoga berhasil!

Resume ini diambil dari ceramah Buya Yahya di Al Bahjah TV.
Catatan untuk saya nanti dan berbagi manfaat kepada yang lainnya. Semoga bermanfaat !

1 Comments

  1. Masukkan komentar Anda...Bagus mbak memberikan pencerahan. Bahasanya santun dan mengalir.

    ReplyDelete
Previous Post Next Post