Hati Hati Jika Anak Tanya Allah !

Bismillah.
Spesial untuk para orang tua dan single fillah sang calon bapak dan calon ibu.

Suatu saat anak pasti bertanya siapa itu Allah ? Apa itu Allah? Dimana Allah?

Jangan sampai kita tidak menjawabnya.
Atau menjawab dengan jawaban yang salah dan sesat.

Sesungguhnya ini adalah pertanyaan yang tidak diperkenankan untuk ditanya-tanya bahkan kepada orang dewasa sekalipun. Karena ini soal keimanan. Jika terlalu dipikirkan dan banyak tanya , nanti bisa jadi tidak percaya tuhan, atheis. Maka, bahaya.

Jadi, jika anak bertanya akan hal ini jangan dituruti. Sangat mudah menjelaskan kepada anak kecil. Cukup di alihkan. Karena dia tidak akan mengejar,in syaa Allah. Jika sudah di alihkan, lupa sudah. Kalau lain hari tanya lagi, ya alihkan lagi. Jangan di turuti.

Bagaimana cara mengalihkan nya ???

 Ini dia contoh - contoh kalimatnya...

Siapa Allah ? Dimana Allah ?

1. Allah Maha kuasa nak
2. Yang membuat kamu senang? Allah
3. Yang membuat kamu bergerak? Allah
4. Yang membuat kamu bisa bicara ? Allah
5. Yang membuat langit ? Allah.
6. Allah tidak butuh tempat nak, tempat saja yang buat Allah. Sebelum ada tempat Allah sudah ada.
7. Allah yang buat langit, sebelum langit ada Allah sudah ada nak
8. Allah yang buat bumi, sebelum ada bumi Allah sudah ada nak.

Teruss bicara saja... Alihkan pembicaraan kesana. Jangan berikan penjelasan orang dewasa gak bakal paham mereka.

Catatan :
Jika ada yang mengatakan Allah tempatnya dilangit atau dibumi beserta dalilnya . Berarti ngajinya belum beres. Karena sudah ada penjelasan yang detail dari semua itu oleh para alim ulama. Sepakat, bahwa itu tidak diperkenankan untuk ditanya. Karena Allah yang membuat tempat sebelum adanya tempat. Allah tidak butuh itu semua.

Sumber : Kajian bersama Buya Yahya di Al Bahjah Tv

Post a Comment

Previous Post Next Post