C.U.R.H.A.T
Moms,
Curhat sudah seperti makanan sehari-hari bagi sebagian manusia. Setiap hari kita lihat tidak di sosial media, tidak di dunia nyata.
Ada yang curhatnya panjang lebar seperti kisah layar lebar.
Ada yang curhatnya singkat seperti ringkasan buku sejarah di sekolah.
Ada yang curhatnya berbentuk kiasan, kata kata sindiran dan menyerempet.
Ada yang curhatnya dengan kode bahasa tubuh.
Berbagai macam model. Yang tentunya kita sudah paham dong ya dan sering kita jumpai biasanya.
Namun, apakah curhat ke manusia di perbolehkan?
Apakah curhat itu emang beneran curhat ?? nge gosip ,gibah ?
Let you know .....
Kaidah curhatnya dulu:
Curhat itu kalau tidak benar caranya , namanya menggunjing. Bukan curhat.
Tahukah apa dosa menggunjing?
Ghibah termasuk dosa besar temennya dosa berzina.
Kita tahu orang yang melakukan zina ,sangat menjijikan dan hina.
Begitupun ngomongin kejelekan orang lain.
Tapi, sedikit yang menyadari hal ini.
Maka, kita dituntut untuk bertaubat oleh Allah. Tenang, Allah Maha Penyayang.
Kalau mau curhat, terbaiknya ke Allah.
Tapi, kalau kita belum sanggup hanya kepada Allah boleh kepada manusia. Asal :
1. Niatnya apa ?
Mau menyelesaikan masalah apa nambah masalah ? Apa mau meluapkan kesedihan kekesalan yang hati rasa.
Kalau niatnya ingin menyelesaikan masalah. Gak apa-apa. Lanjut yang ke
2. Tempat curhat kita di duga bisa menyelesaikan masalah gak ? Ahlinya gak ? Apa orang awam biasa? Asal curhat yang penting hati plong ?
Kalau gak bisa nyelesaikan masalah . Stop !
2,5. Sebelum curhat ke orang luar. Selesaikan dulu didalam. Selesaikan langsung sama yang bersangkutannya. Kalau sudah di usahakn berkali-kali masih gagal. Baru boleh curhat ke luar. Itupun gak sembarangan moms !
3. Tempat curhatnya adil gak ?
Jangan curhat ke orang yang pengennya dia mihak sama kita aja. Adil, tidak memihak siapa-siapa. Objektif.
Jangan sampai kita curhat, efeknya malah jadi adu domba orang. Udah dapet dosa gibah, ngadu domba pula ! Celaka..celaka...
Misal : Ada istri lagi kesel sama suami. Terus curhat sama Ibunya. Bukan selesai masalah, yang ada ibu nya jadi ikutan sebel sama menantu nya.
3,5. Meskipun curhat sama sahabat sendiri, ortu sendiri, suami/istri sendiri. Mereka punya kapasitas menyelesaikan masalah itu gak ? Apa malah ngompor-ngomporin ! Ghibah !!
4. Curhat ke Lawan Jenis boleh, asal :
a. Ahlinya, Bisa menyelesaikan masalah dengan baik. Jika dengan suami, maka menjadikan kita lebih dekat dengan suami.
b. Pakai adab dan tata krama.
c. Harus wajar bahasanya. Tegas.
d. Prosesnya tidak lama. Tidak sampai berhari-hari bahkan bertahun-tahun. Ini namanya nyari penyakit.
Hati-hati curhat dengan lawan jenis apapun profesinya! Sesoleh-solehnya laki-laki mereka punya syahwat.
Anggap semua lelaki yang non mahram denganmu adalah serigala ! Mereka merasa menjadi pahlawan dan memanfaatkan wanita yang sedang lemah itu tadi yang curhat. Apalagi sampe nangis-nangis. Awas srigala !
5. Jangan curhat kesana kesini. Sehingga sekantor tahu. Se RT tahu semua. Gunjing !!!
6. Istri Curhat masalah suami ke sembarang orang?
nusyuz (membangkang) >> suami gak ridho >> mati >> neraka ! Na'udzubillah.
Bahkan bukan cuma nusyuz. Tapi pengkhianatan terhadap suami moms !
Na'udzubillaah.
Ih serem banget kan moms.
************************"********
Terus gimana sikap kita, jika ada yang curhat sama kita ?
Kita jangan besar hati, bangga diri, tinggi hati. Merasa hebat
Terus maen jawab aja.
Kita bisa menyelesaikan masalahnya dengan baik gak ? Kalau gak bisa jangan di lanjut.
Lemparkan dia ke ahlinya.
****************************
Duh, apalagi kita ya moms paling seneng kalau ngobrol. Saking asyiknya sadar gak sadar ngomongin orang juga akhirnya, bagus kalau baik-baiknya. Jeleknya ! Ya jatuhnya ghibah. Kita makan bangkai . Kita melakukan dosa besar kayak berzina.
Yaa Allah, banyak banget dosa kita tanpa sadar.
tobat yuk...
Allah Maha pengampun :)
Allah udah nyuruh tobat nih buat kita kita yang sadar atau gak sadar udah ngomongin kejelekan orang
Al Hujurat Ayat 12 "Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain.
Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati?
Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
So, mendingan curhat ma Allah aja deh. Aman ya..
Kita lihat sejarah wanita-wanita sholehah dan hebat mereka bukan wanita bermulut ember. Mereka mampu melawan nafsunya untuk curhat kesana sini sebesar apapun masalah mereka. Cerita juga kalau dia sudah sukses dan berhasil menaklukan semuanya sebagai bahan pelajaran. Misalnya istrinya ust. Yusuf Mansur.
Dan masih banyak lagi contoh lainnya. Termasuk anda yang sedang membaca artikel ini. In syaa Allah :)
Referensi :
Kajian Buya Yahya di Al Bahjah TV
Tafsirq.net
Moms,
Curhat sudah seperti makanan sehari-hari bagi sebagian manusia. Setiap hari kita lihat tidak di sosial media, tidak di dunia nyata.
Ada yang curhatnya panjang lebar seperti kisah layar lebar.
Ada yang curhatnya singkat seperti ringkasan buku sejarah di sekolah.
Ada yang curhatnya berbentuk kiasan, kata kata sindiran dan menyerempet.
Ada yang curhatnya dengan kode bahasa tubuh.
Berbagai macam model. Yang tentunya kita sudah paham dong ya dan sering kita jumpai biasanya.
Namun, apakah curhat ke manusia di perbolehkan?
Apakah curhat itu emang beneran curhat ?? nge gosip ,gibah ?
Let you know .....
Kaidah curhatnya dulu:
Curhat itu kalau tidak benar caranya , namanya menggunjing. Bukan curhat.
Tahukah apa dosa menggunjing?
Ghibah termasuk dosa besar temennya dosa berzina.
Kita tahu orang yang melakukan zina ,sangat menjijikan dan hina.
Begitupun ngomongin kejelekan orang lain.
Tapi, sedikit yang menyadari hal ini.
Maka, kita dituntut untuk bertaubat oleh Allah. Tenang, Allah Maha Penyayang.
Kalau mau curhat, terbaiknya ke Allah.
Tapi, kalau kita belum sanggup hanya kepada Allah boleh kepada manusia. Asal :
1. Niatnya apa ?
Mau menyelesaikan masalah apa nambah masalah ? Apa mau meluapkan kesedihan kekesalan yang hati rasa.
Kalau niatnya ingin menyelesaikan masalah. Gak apa-apa. Lanjut yang ke
2. Tempat curhat kita di duga bisa menyelesaikan masalah gak ? Ahlinya gak ? Apa orang awam biasa? Asal curhat yang penting hati plong ?
Kalau gak bisa nyelesaikan masalah . Stop !
2,5. Sebelum curhat ke orang luar. Selesaikan dulu didalam. Selesaikan langsung sama yang bersangkutannya. Kalau sudah di usahakn berkali-kali masih gagal. Baru boleh curhat ke luar. Itupun gak sembarangan moms !
3. Tempat curhatnya adil gak ?
Jangan curhat ke orang yang pengennya dia mihak sama kita aja. Adil, tidak memihak siapa-siapa. Objektif.
Jangan sampai kita curhat, efeknya malah jadi adu domba orang. Udah dapet dosa gibah, ngadu domba pula ! Celaka..celaka...
Misal : Ada istri lagi kesel sama suami. Terus curhat sama Ibunya. Bukan selesai masalah, yang ada ibu nya jadi ikutan sebel sama menantu nya.
3,5. Meskipun curhat sama sahabat sendiri, ortu sendiri, suami/istri sendiri. Mereka punya kapasitas menyelesaikan masalah itu gak ? Apa malah ngompor-ngomporin ! Ghibah !!
4. Curhat ke Lawan Jenis boleh, asal :
a. Ahlinya, Bisa menyelesaikan masalah dengan baik. Jika dengan suami, maka menjadikan kita lebih dekat dengan suami.
b. Pakai adab dan tata krama.
c. Harus wajar bahasanya. Tegas.
d. Prosesnya tidak lama. Tidak sampai berhari-hari bahkan bertahun-tahun. Ini namanya nyari penyakit.
Hati-hati curhat dengan lawan jenis apapun profesinya! Sesoleh-solehnya laki-laki mereka punya syahwat.
Anggap semua lelaki yang non mahram denganmu adalah serigala ! Mereka merasa menjadi pahlawan dan memanfaatkan wanita yang sedang lemah itu tadi yang curhat. Apalagi sampe nangis-nangis. Awas srigala !
5. Jangan curhat kesana kesini. Sehingga sekantor tahu. Se RT tahu semua. Gunjing !!!
6. Istri Curhat masalah suami ke sembarang orang?
nusyuz (membangkang) >> suami gak ridho >> mati >> neraka ! Na'udzubillah.
Bahkan bukan cuma nusyuz. Tapi pengkhianatan terhadap suami moms !
Na'udzubillaah.
Ih serem banget kan moms.
************************"********
Terus gimana sikap kita, jika ada yang curhat sama kita ?
Kita jangan besar hati, bangga diri, tinggi hati. Merasa hebat
Terus maen jawab aja.
Kita bisa menyelesaikan masalahnya dengan baik gak ? Kalau gak bisa jangan di lanjut.
Lemparkan dia ke ahlinya.
****************************
Duh, apalagi kita ya moms paling seneng kalau ngobrol. Saking asyiknya sadar gak sadar ngomongin orang juga akhirnya, bagus kalau baik-baiknya. Jeleknya ! Ya jatuhnya ghibah. Kita makan bangkai . Kita melakukan dosa besar kayak berzina.
Yaa Allah, banyak banget dosa kita tanpa sadar.
tobat yuk...
Allah Maha pengampun :)
Allah udah nyuruh tobat nih buat kita kita yang sadar atau gak sadar udah ngomongin kejelekan orang
Al Hujurat Ayat 12 "Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain.
Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati?
Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
So, mendingan curhat ma Allah aja deh. Aman ya..
Kita lihat sejarah wanita-wanita sholehah dan hebat mereka bukan wanita bermulut ember. Mereka mampu melawan nafsunya untuk curhat kesana sini sebesar apapun masalah mereka. Cerita juga kalau dia sudah sukses dan berhasil menaklukan semuanya sebagai bahan pelajaran. Misalnya istrinya ust. Yusuf Mansur.
Dan masih banyak lagi contoh lainnya. Termasuk anda yang sedang membaca artikel ini. In syaa Allah :)
Referensi :
Kajian Buya Yahya di Al Bahjah TV
Tafsirq.net
Tags:
Pasutri
