Di sekitarmu ada orang-orang yang telah cukup dengan dirinya, ia telah usai dengan segala keinginannya,
Mungkin iya, dulu dia sibuk bagaimana mempercantik diri, bagaimana harus membeli baju-baju bagus dan tas-tas mahal, tapi...
kini dia telah cukup dengan dirinya. Dia fokus membahagiakan orang lain, menyenangkan anak-anaknya dan membahagiakan suaminya, bahkan ia belajar menjadi lentera bagi sekitarnya.
Ya dia cukup dengan dirinya, karena baginya kebahagiaan adalah saat menitipkan kebahagiaan di hati orang lain di sekelilingnya.
Mungkin iya, dulu dia sibuk berpikir bagaimana menjadi kaya, bagaimana agar bisa membeli mobil baru, bagaimana mengumpulkan alat-alat elektronik kesukaannya,
tapi kini dia tak lagi berpikir hanya tentang kebahagiaannya tapi memikirkan kebahagiaan orang-orang sekelilingnya.
Memikirkan bagaimana istrinya menjadi shalehah, memikirkan bagaimana anak-anaknya menjadi penyejuk mata untuk semua orang, dan bagaimana lingkungannya mampu merasakan ketenangan setenang yang dia rasakan.
Ya, dia telah cukup dengan dirinya karena baginya bahagia bukan lagi tentang dunia tapi tentang surga dan seisinya.
Ya mereka telah cukup dengan dirinya dan kesenangan dunia....
Belajarlah dari mereka agar engkau memahami bagaimana nikmat iman itu diperjuangkan
#inaqdaima
Sumber WAG Riyadhoh
Mungkin iya, dulu dia sibuk bagaimana mempercantik diri, bagaimana harus membeli baju-baju bagus dan tas-tas mahal, tapi...
kini dia telah cukup dengan dirinya. Dia fokus membahagiakan orang lain, menyenangkan anak-anaknya dan membahagiakan suaminya, bahkan ia belajar menjadi lentera bagi sekitarnya.
Ya dia cukup dengan dirinya, karena baginya kebahagiaan adalah saat menitipkan kebahagiaan di hati orang lain di sekelilingnya.
Mungkin iya, dulu dia sibuk berpikir bagaimana menjadi kaya, bagaimana agar bisa membeli mobil baru, bagaimana mengumpulkan alat-alat elektronik kesukaannya,
tapi kini dia tak lagi berpikir hanya tentang kebahagiaannya tapi memikirkan kebahagiaan orang-orang sekelilingnya.
Memikirkan bagaimana istrinya menjadi shalehah, memikirkan bagaimana anak-anaknya menjadi penyejuk mata untuk semua orang, dan bagaimana lingkungannya mampu merasakan ketenangan setenang yang dia rasakan.
Ya, dia telah cukup dengan dirinya karena baginya bahagia bukan lagi tentang dunia tapi tentang surga dan seisinya.
Ya mereka telah cukup dengan dirinya dan kesenangan dunia....
Belajarlah dari mereka agar engkau memahami bagaimana nikmat iman itu diperjuangkan
#inaqdaima
Sumber WAG Riyadhoh
Tags:
Edukasi
