Apa itu Zaman Fitnah?

ZAMAN FITNAH



Kita sudah berada di Zaman Fitnah.

Fitnah disini bukan menuduh orang tanpa bukti, itu menurut bahasa indonesia.

 Lalu disebut ZAMAN FITNAH  kenapa?

1. Banyak pertikaian yang ada. 

Harus paham perbedaan.

 Perbedaan itu kapan bisa dipahami? 

Kalau kita tahu ilmunya. Antara orang Jawa dengan orang Sunda saja beda adat istiadatnya. 

Jika, bertemu lalu menemukan perbedaan paham kemudian tidak memahami perbedaan itu, mesti berpikiran negatif bahkan timbul pertikaian.

Contoh kecil : Menyediakan teh untuk tamu saja, buruk sangka, tidak memahami perbedaan. Padahal memang adatnya, kalau Tuan Rumah Jawa biasanya buatnya yang Manis kalau Sunda Tawar.

2. Samar-samar antara yang haq (benar) dan yang batil (salah)

Gak usah agama deh. Bedain laki-laki sama perempuan aja susah. 

Contoh kecil:
Bedain apel merah asli sama yg palsu, bedain cowok asli atau bukan aja bingung. Ya kan.

3. 3. Banyaknya orang-orang munafik bertebaran. Bahkan , orang munafik di Zaman Fitnah lebih frontal. Dulu, munafiknya on- off. Kalau didepan orang tertentu off, dibelakang on. Kalau Zaman Now orang munafiknya on terus.

4. Kesyirikan dan kekufuran dimana-mana
Contoh kecil:
Tontonan film setan-setanan laris manis

5. Berat mengerjakan ibadah
Contoh kecil:
Mau berangkat solat jamaah di masjid aja harus melewati perempuan perempuan yang bersolek, membuka aurot, menggoda dsj .

Begitulah, berat. Manusia yang hidup di zaman fitnah pahalanya dilipat gandakan jika bertaqwa.

Saking beratnya,
kita diperbolehkan (bukan perintah ya) berdoa untuk meminta diwafatkan (bukan bunuh diri ya) dizaman fitnah jika sudah terlihat 6 perkara:

1. Pemimpin - pemimpin bodoh yang tidak faham agama

2. Tanda-tanda kiamat yang sudah muncul

3. Jual - beli hukum

4. Banyak yang gampang naik darah pada masalah sepele

5. Gampang memutuskan silaturahim

6. Manusia menyanyikan Al Qur'an dengan alat musik

Pertanyaannya :
kalau minta dimatikan di zaman fitnah sudah dipersiapkan?

Kalau minta dipanjangkan usia dizaman fitnah siap menghadapi fitnah yang begitu berat itu?

Maka apa solusinya?
Diantaranya yakni;

1. Menjaga hubungan dengan Allah.

Hidup di zaman fitnah kalau tidak menjaga Allah berantakan hidup. 

Ingat kisah nabi yunus dalam Al Quran? yang sekiranya beliau tidak banyak berdzikir kepada Allah  maka nabi Yunus tidak akan dikeluarkan dari perut ikan sampai kiamat.

2. Mengimunisasi diri dengan ilmu yang cukup. Terutama Ilmu yang sesuai atau berkaita dengan keadaan yang terjadi. 

Ilmu yang dipelajari sesuai Al Quran dan hadits melalui tafsir para sahabat.

3. Berkomitmen untuk bersaudara , bukan mencari musuh sesama ummat Rasulullah SAW.
***

Demikian resume tentang pengertian Zaman Fitnah yang disampaikan oleh Ust. Oemar Mukti,Lc beserta  solusi yang bisa kita coba.

 Selain itu bisa kita lakukan solusi lainnya untuk menghadapi Zaman Fitnah disini

Semoga bermanfaat

Post a Comment

Previous Post Next Post