ADAB MENUNTUT ILMU
Matrikulasi Institut Ibu Profesional Batch#5
Resume Tanya Jawab Review NHW
Peresume : Dewangga Larasari
Moderator : Dewangga Larasari
Fasilitator : Linda Dwihapsari
Tanya Jawab
1. Tanya :
Ilmi : Terkait dengan FOMO dan NOMOFOBIA, saat ini kebetulan saya sedang berupaya untuk tidak tergantung dengan gawai (Smartphone). Perlahan memilah-milah kebutuhan informasi yang menjadi prioritas dan perlu saya gali melalui smartphone. Namun seringkali saya lupa waktu ketika membuka sosmed melalui gawai (smartphone). Berapakah durasi yang sehat bagi seseorang dalam berselancar di sosial media? Bagaimana cara membatasi arus informasil yang masuk pada diri kita melalui gawai? Terima kasih
Jawab :
Octa : Tak apakah jika tak install banyak socmed di hp?
saya banyak punya akun socmed, tapi yg diinstall di hp cuman blog aja :)
jd kalo mau buka socmed lewat komputer, biar jadi males, terus jadi ga jadi buka
Fasilitator : 🌻 Mba Ilmi terima kasih atas pertanyaannya 🙏
Di era sekarang memang kebutuhan akan informasi menjadi hal yang tak dapat dihindari. Jika ditanya berapa durasi yang sehat bagi seseorang dalam berselancar di medsos adalah relatif. Karena kebutuhan setiap orang tentu saja berbeda. Dapat dicontohkan, misal seseorang yang punya usaha online shop, dengan yang hanya mengakses medsos sesekali tidak akan sama 😉
Dikatakan sehat menurut pendapat saya jika kita mengakses medsos berdasarkan kebutuhan bukan keinginan. Artinya waktu kita tetap tertata untuk melakukan hal lain sesuai jadwal yang kita atur sendiri. Maka perlu juga kita menerapkan gadget management untuk diri dan keluarga.
🌻Cara membatasi arus informasi adalah perlunya kita bersikap '' Sceptical thinking'' mendapat ilmu, tapi mensetting otak kita untuk tidak percaya begitu saja sebelum mendapatkan dan memastikan bahwa sumbernya 100% valid. Sehingga kita dapat memfilter ilmu sesuai kebutuhan, baik dan benar ✅
Monique : Ini masalah yg sama yg saya hadapi. saya malah mau nyimak juga gimana tipsnya 😁
Yang jelas sy sudah UnInstall IG. Beberapa bulan lalu saya keseringan buka IG sampe lupa waktu. kadang tengah malam masih kepoin IG artist idola.
Bisnis saya rada berantakan padahal sama2 online. dapat tips dr temen,bikin prioritas sosmed yg utk bisnis. Akhirnya saya memilih FB utk bisnis dan Uninstall IG. skrg saya lebih baik dlm bersosmed. Dan ga gampang terpengaruh oleh gosip dan hal2 buruk dr IG yg baru sy sadari banyak UnFaedahnya 😂
ini saya buibu. nyimak dr yg lain
Hamidah : Bikin jadwal harian, dan komitmen, Saya pribadi blum bs bnr2 menerapkan, Pas saya perhatikan kesininya, perlu deh jadwal harian + target harian
Novia : Ini my problem bertahun2.. Sampe sempet mogok gak pegang hp sama sekali...karena atur jadwal pun mssih sering khilafnya...
Kerasa nyaman sih saat gak pegang itu,.. Tapi hanya kuat beberapa pekan saja 😄
Tapi gak putus asa gitu aja sih. Sampai sekarang masih berusaha dengan meng un install app yang sekiranya banyak unfaedah dan boros nya... Pernah juga atur jadwal jualan online... Dll
Jarang sekali komen2an...
Paling update dan post yg mnrut saya wajib tiap harinya.. Udah posting.. Keluar deh
2. Tanya :
Sulis : 1). Bagaimana caranya biar kita bisa sembuh dr penyakit NOMOFOBIA?? Dan kita pula bs menyembuhkan org" terdekat dr penyakit NOMOFOBIA?
2). Kalau pulang kerja masih pantau grup tmpt kerja msh chit chat mslh kerjaan pdhl posisi sdh d rmh, apakah masuk katagori NOMOFOBIA?
Jawab :
Linda : 1). Cara agar kita sembuh dari penyakit NOMOFOBIA dan orang terdekat adalah mulai dari diri kita dahulu.
Mulai dari hal sederhana seperti :
🥗 mematikan smartphone saat tidur
🥗 gunakan alarm jam manual untuk pengingat, bukan smartphone
🥗 buat'' phone free zones '' saat di rumah. Diskusikan bersama keluarga untuk tidak menggunakan smartphone saat di kamar tidur, ruang makan, saat ke kamar mandi, saat ngobrol family time.
🥗 tentukan waktu saat melihat smartphone, jadi ga setiap 5 menit lihat layar 😊
🥗 lebih banyak melakukan interaksi sosial, misal berkunjung ke rumah teman secara langsung dibanding menyaps lewat chat.
🥗 luangkan waktu untuk melakukan hobi bersama keluarga atau project keluarga bersama.
2). Menurut mbk dikategorikan nomofobia itu yang bagaimana? Kalau sudah ketemu jawabannya usahakan cut waktu di rumah untuk keluarga dan urusan kerja dilanjut saat di tempat kerja 😉
3. Tanya :
Cendani : Terapi seperti apakah untuk menangani penyakit nomofobia tersebut?
Jawab :
Linda : 🍓 Terima kasih Mba Cendani atas pertanyaannya 😃
Terapinya sama dengan jawaban pertanyaan Mba Sulis point 1 ✅
Point 1 itu bagian dari terapi secara perlahan dan sederhana
4. Tanya :
Linda : Nah kemudian berkaitan dengan review nhw..kira - kira apa hubungannya dengan diskusi kita malam ini?
Jawab :
Shanti : hubungannya biar bisa lebih fokus dalam menuntut ilmu..
Dewangga : Iya prioritas kan gadget untuk tujuan kita...
Else : Jadikan HP sebagai alat untuk menunjang strategi kita dalam menekuni satu ilmu tertentu.,
meskipun saya pada dasarnya ingin banyak tahu,
dan semuanya hanya sekedar di permukaan..
Ilmi : Kita perlu belajar managemen gawai dengan baik agar waktu tidak banyak yang terbuang sia-sia. Sehingga bisa memanfaatkan waktu secara efektif untuk fokus belajar ilmu-ilmu yang kita butuhkan di universitas kehidupan
5. Tanya :
Linda : Jadi bagaimana sebaiknya? Agar memahami ilmu tidak sekedar permukasn saja? Jadi apa kunci agar bisa kontrol diri saat pegang gadget?
Jawab :
Shanti : caranya dengan menuntaskan sebuah ilmu yg sedang dipelajari ya, bund
Dewangga : Fokus
Sani : Fokus sama 1 ilmu, jadiin prioritas. Gampangnya, jgn isi kapasitas otak kita sama hal2 yg kurang bermanfaat dgn bidang yg ingin kita tekuni.
Tuntasin dulu satu, jika dirasa cukup. Baru buka informasi untuk hal berguna lain.
Kaya kutipannya albert eintein diatas. Biar gak insanity : doing the same thing, over and over again.
Singkat pemahaman gitu mbak
Numy : Mungkin bisa bikin cheklist prioritas dl sblm browsing..
Ilmi : Pengendalian diri, penentuan tujuan yang jelas, target yang jelas, aturan yang jelas untuk diri sendiri dan dilaksanakan dengan baik. Kuncinya fokus, disiplin, mandiri
6. Tanya :
Linda : Jadi setelah melewati materi dan nhw 1 apa yang ingin teman - teman lakukan ?
Jawab :
Ilmi : 1. Membuat aturan untuk diri sendiri dalam penggunaan gawai mengacu pada rencana belajar yang telah disusun agar lebih fokus thd ilmu yang ingin dipelajari.
2. Tegas dan disiplin menjalankan aturan yng telah dibuat.
3. Lebih fokus belajar ilmu yang ingin ditekuni do universitas kehidupan
Sani : 1. Fokus sama bidang yg diminati
2. Disiplin menggunakan gadget, pake jadwal
3. Bikin target, apa yg ingin dicapai, dan apa yang akan dilakukan selanjutnya
Novia : Yang ingin saya lakukan setelah menikmati materi dan NHW dengan lahap:
1. Menuntut ilmu dengan lebih beradab
2. Berlatih mengonsistensikan diri dengan tips2 yg diberikan. Karena fokus ,disiplin, istiqomah itu Skill. Harus selalu dilatih
***********
Sumber WAG Ibu Profesional Kelas Matrikulasi
Matrikulasi Institut Ibu Profesional Batch#5
Resume Tanya Jawab Review NHW
Peresume : Dewangga Larasari
Moderator : Dewangga Larasari
Fasilitator : Linda Dwihapsari
Tanya Jawab
1. Tanya :
Ilmi : Terkait dengan FOMO dan NOMOFOBIA, saat ini kebetulan saya sedang berupaya untuk tidak tergantung dengan gawai (Smartphone). Perlahan memilah-milah kebutuhan informasi yang menjadi prioritas dan perlu saya gali melalui smartphone. Namun seringkali saya lupa waktu ketika membuka sosmed melalui gawai (smartphone). Berapakah durasi yang sehat bagi seseorang dalam berselancar di sosial media? Bagaimana cara membatasi arus informasil yang masuk pada diri kita melalui gawai? Terima kasih
Jawab :
Octa : Tak apakah jika tak install banyak socmed di hp?
saya banyak punya akun socmed, tapi yg diinstall di hp cuman blog aja :)
jd kalo mau buka socmed lewat komputer, biar jadi males, terus jadi ga jadi buka
Fasilitator : 🌻 Mba Ilmi terima kasih atas pertanyaannya 🙏
Di era sekarang memang kebutuhan akan informasi menjadi hal yang tak dapat dihindari. Jika ditanya berapa durasi yang sehat bagi seseorang dalam berselancar di medsos adalah relatif. Karena kebutuhan setiap orang tentu saja berbeda. Dapat dicontohkan, misal seseorang yang punya usaha online shop, dengan yang hanya mengakses medsos sesekali tidak akan sama 😉
Dikatakan sehat menurut pendapat saya jika kita mengakses medsos berdasarkan kebutuhan bukan keinginan. Artinya waktu kita tetap tertata untuk melakukan hal lain sesuai jadwal yang kita atur sendiri. Maka perlu juga kita menerapkan gadget management untuk diri dan keluarga.
🌻Cara membatasi arus informasi adalah perlunya kita bersikap '' Sceptical thinking'' mendapat ilmu, tapi mensetting otak kita untuk tidak percaya begitu saja sebelum mendapatkan dan memastikan bahwa sumbernya 100% valid. Sehingga kita dapat memfilter ilmu sesuai kebutuhan, baik dan benar ✅
Monique : Ini masalah yg sama yg saya hadapi. saya malah mau nyimak juga gimana tipsnya 😁
Yang jelas sy sudah UnInstall IG. Beberapa bulan lalu saya keseringan buka IG sampe lupa waktu. kadang tengah malam masih kepoin IG artist idola.
Bisnis saya rada berantakan padahal sama2 online. dapat tips dr temen,bikin prioritas sosmed yg utk bisnis. Akhirnya saya memilih FB utk bisnis dan Uninstall IG. skrg saya lebih baik dlm bersosmed. Dan ga gampang terpengaruh oleh gosip dan hal2 buruk dr IG yg baru sy sadari banyak UnFaedahnya 😂
ini saya buibu. nyimak dr yg lain
Hamidah : Bikin jadwal harian, dan komitmen, Saya pribadi blum bs bnr2 menerapkan, Pas saya perhatikan kesininya, perlu deh jadwal harian + target harian
Novia : Ini my problem bertahun2.. Sampe sempet mogok gak pegang hp sama sekali...karena atur jadwal pun mssih sering khilafnya...
Kerasa nyaman sih saat gak pegang itu,.. Tapi hanya kuat beberapa pekan saja 😄
Tapi gak putus asa gitu aja sih. Sampai sekarang masih berusaha dengan meng un install app yang sekiranya banyak unfaedah dan boros nya... Pernah juga atur jadwal jualan online... Dll
Jarang sekali komen2an...
Paling update dan post yg mnrut saya wajib tiap harinya.. Udah posting.. Keluar deh
2. Tanya :
Sulis : 1). Bagaimana caranya biar kita bisa sembuh dr penyakit NOMOFOBIA?? Dan kita pula bs menyembuhkan org" terdekat dr penyakit NOMOFOBIA?
2). Kalau pulang kerja masih pantau grup tmpt kerja msh chit chat mslh kerjaan pdhl posisi sdh d rmh, apakah masuk katagori NOMOFOBIA?
Jawab :
Linda : 1). Cara agar kita sembuh dari penyakit NOMOFOBIA dan orang terdekat adalah mulai dari diri kita dahulu.
Mulai dari hal sederhana seperti :
🥗 mematikan smartphone saat tidur
🥗 gunakan alarm jam manual untuk pengingat, bukan smartphone
🥗 buat'' phone free zones '' saat di rumah. Diskusikan bersama keluarga untuk tidak menggunakan smartphone saat di kamar tidur, ruang makan, saat ke kamar mandi, saat ngobrol family time.
🥗 tentukan waktu saat melihat smartphone, jadi ga setiap 5 menit lihat layar 😊
🥗 lebih banyak melakukan interaksi sosial, misal berkunjung ke rumah teman secara langsung dibanding menyaps lewat chat.
🥗 luangkan waktu untuk melakukan hobi bersama keluarga atau project keluarga bersama.
2). Menurut mbk dikategorikan nomofobia itu yang bagaimana? Kalau sudah ketemu jawabannya usahakan cut waktu di rumah untuk keluarga dan urusan kerja dilanjut saat di tempat kerja 😉
3. Tanya :
Cendani : Terapi seperti apakah untuk menangani penyakit nomofobia tersebut?
Jawab :
Linda : 🍓 Terima kasih Mba Cendani atas pertanyaannya 😃
Terapinya sama dengan jawaban pertanyaan Mba Sulis point 1 ✅
Point 1 itu bagian dari terapi secara perlahan dan sederhana
4. Tanya :
Linda : Nah kemudian berkaitan dengan review nhw..kira - kira apa hubungannya dengan diskusi kita malam ini?
Jawab :
Shanti : hubungannya biar bisa lebih fokus dalam menuntut ilmu..
Dewangga : Iya prioritas kan gadget untuk tujuan kita...
Else : Jadikan HP sebagai alat untuk menunjang strategi kita dalam menekuni satu ilmu tertentu.,
meskipun saya pada dasarnya ingin banyak tahu,
dan semuanya hanya sekedar di permukaan..
Ilmi : Kita perlu belajar managemen gawai dengan baik agar waktu tidak banyak yang terbuang sia-sia. Sehingga bisa memanfaatkan waktu secara efektif untuk fokus belajar ilmu-ilmu yang kita butuhkan di universitas kehidupan
5. Tanya :
Linda : Jadi bagaimana sebaiknya? Agar memahami ilmu tidak sekedar permukasn saja? Jadi apa kunci agar bisa kontrol diri saat pegang gadget?
Jawab :
Shanti : caranya dengan menuntaskan sebuah ilmu yg sedang dipelajari ya, bund
Dewangga : Fokus
Sani : Fokus sama 1 ilmu, jadiin prioritas. Gampangnya, jgn isi kapasitas otak kita sama hal2 yg kurang bermanfaat dgn bidang yg ingin kita tekuni.
Tuntasin dulu satu, jika dirasa cukup. Baru buka informasi untuk hal berguna lain.
Kaya kutipannya albert eintein diatas. Biar gak insanity : doing the same thing, over and over again.
Singkat pemahaman gitu mbak
Numy : Mungkin bisa bikin cheklist prioritas dl sblm browsing..
Ilmi : Pengendalian diri, penentuan tujuan yang jelas, target yang jelas, aturan yang jelas untuk diri sendiri dan dilaksanakan dengan baik. Kuncinya fokus, disiplin, mandiri
6. Tanya :
Linda : Jadi setelah melewati materi dan nhw 1 apa yang ingin teman - teman lakukan ?
Jawab :
Ilmi : 1. Membuat aturan untuk diri sendiri dalam penggunaan gawai mengacu pada rencana belajar yang telah disusun agar lebih fokus thd ilmu yang ingin dipelajari.
2. Tegas dan disiplin menjalankan aturan yng telah dibuat.
3. Lebih fokus belajar ilmu yang ingin ditekuni do universitas kehidupan
Sani : 1. Fokus sama bidang yg diminati
2. Disiplin menggunakan gadget, pake jadwal
3. Bikin target, apa yg ingin dicapai, dan apa yang akan dilakukan selanjutnya
Novia : Yang ingin saya lakukan setelah menikmati materi dan NHW dengan lahap:
1. Menuntut ilmu dengan lebih beradab
2. Berlatih mengonsistensikan diri dengan tips2 yg diberikan. Karena fokus ,disiplin, istiqomah itu Skill. Harus selalu dilatih
***********
Sumber WAG Ibu Profesional Kelas Matrikulasi
Tags:
Domestik

makasih sharingnya
ReplyDelete