Produktif Menulis -Kulwap/mybackup

Ceritanya ngumpulin chatss yang terpilih di grup kulwap yang banyak memenuhi memory hp. Sampe belum saya kunyah. Saya rapiin lagi, capek juga soalnya manjat-manjat tinggi sekali. Sambil ngasih bintang, terus clear chat kecuali yang dibintangi. Kemudian copas, trus editing deh.... Kemudian dibungkus pake blog biar enak dibaca kapanpun itu :)

Selamat menikmati.

#WAGroup:
KULWAP PRODUKTIF MENULIS

*****




PRODUKTIF MENULIS

Sebagai seorang ibu pasti paham bahwa jadi ibu rumah tangga yang urus rumah dan anak saja, sudah menguras tenaga.
Apalagi harus menulis. Mana ada waktu. Betul?

Mau ibu rumah tangga atau ibu bekerja, management waktu itu nomor 1.

🌸 Management Waktu

Tanpa itu, apalah kita yang akan selalu dikejar-kejar pekerjaan, ditarik anak-anak untuk bermain dan minta diperhatikan.

Untuk bisa produktif, saya buat daily activity

Seperti bangun tidur
Mandi
sholat subuh
masak
rendam cucian
Bilas
jemur
mandikan anak2
antar sekolah
ke kantor
dll

Berbeda bila di rumah ada asisten, tentu pekerjaan bisa lebih ringan

Namun, jangan menyerah, apabila kita harus berjuang sendirian. Pahalanya super melimpah.

Asal ikhlas melaksanakan
Yakinlah pada ALLAH yang telah memberikan rezekinya pada kita, tinggal jemput dengan cara yang baik, dan juga pantang menyerah.

Karena dalam setiap ujian, pasti ada jalan keluar.

Bagi ibu rumah tangga dimana lelahnya adalah pahala yang berlimpah ketika kita selalu meniatkan karena Allah SWT.

🌸 Daily activity for Moms

Boleh menggunakan tabel ini, di print. Untuk memulai management waktu.


🌸Kekuatan emak-emak, kekuatan wanita bukan pada lemahnya.

🌸Bukan pada airmatanya, tapi pada ketaatan dan juga doa. Ya, doa. The power of moms, doa.
Doa ibu
doa istri
doa anak
Apapun posisi kita saat ini banyaklah berdoa.


🌸wanita yang tenang, akan mengalirkan cinta yang tenang.

🌸Nggak gaduh, nggak ribut dengan hal-hal kecil, tapi fokus dan punya tujuan.

🌸 perbanyak berdoa dan melakukan amalan ibadah

🌸perbanyak berdoa dan melakukan amalan ibadah

🌸Mau jadi wanita hebat?  Bukan mau pamer atau riya

🌸Amalan ini ibarat jembatan kita menuju sang Pencipta.
1. Rajin Dhuha
2. Rajin Qobliyah subuh, sholat fajar
3. Rajin sholat tepat waktu,
dan ibadah lainnya.
Kenapa? Kalau kita sudah bisa taklukkan 2 hal ini misalnya, management waktu dan ibadah, nomor 3-4 mengikuti saja.
Mau khusu' ibadah, taklukkan management waktu.

🌸Dalam keadaan apapun akan tenang

🌸Dan yang menilai ibadah kita hanya Allah SWT, bukan dari kacamata manusia.

🌸Menulis Semudah Berkedip

Setiap hari mata kita berkedip. Hingga saat ini mata kita terus berkedip persekian menit. Geraknya refleks, berkedip terus. Secara otomatis.
Kapan kita tidak berkedip , saat tertidur.

Kapan mata bermasalah. Saat kemasukan sesuatu atau kelilipan.

Lalu apa hubungannya dengan menulis dan berkedip.

Kemudahan.

Menulis semudah berkedip maksudnya jari-jari kita refleks mengikuti isi pikiran yang kita tuangkan.

Apa yang ada dalam imajinasi kita tuangkan. Tak peduli ada kesalahan ketik atau typo, memikirkan teknis menulis, dan hal-hal yang membatasi dalam menuangkan ide tulisan.

Ketakutan-ketakutan tulisan jelek, ingin segera mengoreksi singkirkan sejenak.

Karena menulis semudah berkedip adalah menulis tanpa perlu dihantui rasa takut.

Bedakan antara aktivitas menulis dengan aktivitas mengedit tulisan.

 Sebentar-bentar edit. Sebentar-bentar delete kalimat, kapan selesainya?

Buatlah jari-jari bebas mengetik setiap huruf, sesuai isi pikiran Anda.
Setuju?

Coba sekarang kita sama-sama berkedip satu kali,
berkedip dua kali,
Berkedip tiga kali.

Ikuti saja.
tak perlu memikirkan komando apa ini,
untuk apa kedip satu kali, dua kali dan tiga kali.

Kritis boleh, tapi itu ketika naskah kita sudah selesai ditulis. Bukan pada saat menulis.

Jangan terbalik ya, ketika mau nulis protes, kritikan begitu pedas pada tulisan sendiri. Jeleklah. Nggak bagus kayak penulis ternamalah.

Tapi, giliran naskah sudah jadi, ketika self editing. Kita justru jatuh hati pada tulisan kita sendiri.

Naskahku sudah bagus banget nih, pasti diterima di penerbit. Naskahku sudah keren banget.

Tanpa ada aktifitas mengoreksi sedikitpun pada naskah.

Jangan terbalik.
Kapan mata bermasalah ketika kelilipan.

Kapan tulisan kita bermasalah. Ketika kita tidak mampu mengetik lagi , karena banyak kritikan dari diri sendiri, kurang rasa percaya diri, merasa tulisan jelek, sehingga naskah tak kunjung selesai.

Bagi teman-teman yang masih ketakutan menulis, sebaiknya singkirkan
cara percaya diri dalam menulis adalah banyak membaca, banyak mengamati lingkungan, peka terhadap sesuatu yang ada di depan mata, jangan jadi hakim untuk tulisan sendiri

Menulis itu adalah berbagi ilmu, apa yang ingin kita bagikan kepada pembaca.

Menulis itu adalah berbagi hikmah, apa yang kita sajikan dari pengalaman yang kita tulis agar orang lain tidak jatuh atau tersesat atau juga menjadi inspirasi kebaikan bagi orang lain

🌸Menjadi Penulis Produktif

Berkarya tanpa henti, berkarya tanpa tapi dan tanpa nanti.

Menurut KBBI Online, produktif artinya mampu menghasilkan sesuatu dalam jumlah banyak.

Jadi, jika mau menjadi penulis produktif maka harus produktif pula menulisnya agar dapat menghasilkan karya demi karya.

🌸 InsyaAllah kalau sudah niat, sebulan satu buku akan ada jalan

🌸Seperti saya pun tak pernah menyangka akan seproduktif ini.

🌸Disela mengurus rumah tangga dengan tiga anak kecil, bekerja remote working di bagian media, serta menjadi mentor menulis untuk kelas menulis buku anak, buku fiksi dan non fiksi.

🌸 Kecintaanlah pada dunia menulis yang membuat semua bergerak penuh semangat. Menulis dan mengajarkan menulis menjadi satu paket menebar kebaikan.


“Menulislah terus kau akan menemukan duniamu.”



Kenapa kita harus menulis?


Jejak karya
Warisan karya
Jembatan ilmu
Syiar dakwah  lewat  tulisan

Berikan konten yang baik dan positif
Yakin kita adalah penulis pilihan Allah SWT.


🌸Jangan lelah menulis dan jangan sampai buku-buku jahat itu beredar. Buku-buku yang mengajarkan pacaran, buku-buku yang terbiasa mengumbar kemesraan di luar pernikahan. Tebarkan tulisan untuk mencerahkan dan menyelamatkan anak-anak kita.



🌸Tips Menjadi Penulis Produktif

Menjadi penulis produktif adalah impian para penulis, namun disela kewajiban lainnya mereka pun berjuang untuk tetap menulis setiap harinya.

 Sesibuk apapun luangkanlah menulis karena waktu akan selalu terasa kurang untuk aktivitas kita yang tanpa henti ini.

💐 *Tips menjadi penulis produktif yaitu :* 💐


1.Memulai menulis apapun yang kita sukai (konten positif) setiap hari

2. Konsistensi untuk terus menulis ditengah kesibukan sekalipun

3. Selesaikanlah setiap tulisan-tulisan kita menjadi sebuah buku, artikel di media, koran atau blog. Jadikan jejak karya yang nyata.

(Tips poin writer 1 nya ke hapus, hiks)

2⃣ Indikator Tulisan Layak Jadi Buku

Bagaimana langkah konkrit membuat buku dari hasil rekam jejak tulisan di blog?

🌸Ini sudah banyak blogger yang membukukan tulisannya, biasanya mereka menulis satu tema seperti parenting, resep masakan, dll.

Apa Indikator tulisan sudah layak menjadi buku?

Sudah mencakup sub-sub bab dari tema yang ditentukan, penjelasan runut dan sesuai dengan data yang bisa dipertanggung jawabkan untuk buku non fiksi.

 Berbeda lagi dengan buku fiksi seperti novel atau cerpen, ada standar halaman yang harus diselesaikan. Sesuai dengan kategori usia pembaca.

3⃣  Tips Agar Tulisan Menarik

jujur ketika menulis sesuatu apapun di blog ataupub media sejenisnya kadang pribadi masih kepikiran  ga yakin dgn apa yg ditulis padahal yg ditulis adalah pengalaman sendiri...dan kadang saya merasa ga pede karena kosakata yg digunakan itu "berulang" jadi asa mengulang ulang kata tau2 sudah jadi paragraf...

nah sekiranya bisa kasih tips and trik gmn caranya agar tulisan menarik,eksentrik, estetik dan unik dalam tulisan kita ya,mbak...nuhun,mbak erna

*Jawaban*

🌸Ini perlu latihan, menulis itu bukan sehari dua hari langsung jago.

 Semua penulis pun berproses. Ketika penulis ingin menaklukkan tulisan fiksi dengan aneka diksi setiap menulis pasti bolak balik melihat thesaurus, agar kalimatnya semakin indah.

Pun dengan buku non fiksi polesan kalimat boleh saja, tapi ada tujuan yang utama yaitu kalimat yang ditulis harus mudah dipahami pembaca.

4⃣  Tips Agar Naskah Dilirik Penerbit

1. Bolehkah berbagi link untuk penerbit premier, bunda. Saya dan suami jg penulis dan tergabung  dlm FLP. Dan kiat2 utk bisa memasukkan naskah agar dilirik penerbit 😊

*jawab* :
boleh, silakan japri saya ya mau penerbit islami, atau penerbit umum, atau penerbit buku anak.

2. Bgmn mengubah kebiasaan ide brilian ketika deadline, namun kalau belum, masih buntu 😅

*Jawab :*  Ini sama seperti pertanyaan di atas, seperti yang saya jelaskan di atas, kalau ide buntu segera berwudhu, banyak juga baca buku.

Udeh ya ngantuk.. Besok lanjut lagi ngopasnya hp juga tinggal 8% nih. Lanjut besok ya......

5⃣ *Tips Agar Dapar Fokus Menyelesaikan Satu Tulisan*

1. Baiknya ketika kita ada ide menulis, langsung ketik dilaptop atau coret2 dibuku saja?

2. Saya sering punya ide menulis tapi tak pernah menulisnya smpai tuntas, dan sudah pnya ide utk tulisan lain.
Bagaimanakah agar terfokus dgn tulisan sebelumnya hingga menulisnya smpai tuntas dan menjadi sebuah karya?

 *jawaban*

1. Saya pakai dua metode dalam menulis.
Ketika pagi hari jam 3-5 pagi anak-anak masih tertidur, saya menulis langsung via laptop.
namun, kalau anak-anak lagi bermain dengan saya, berkumpul bertiga lagi main mobilan, main cerita-cerita an (hobi anak saya ini bikin cerita petualangan) saya ikut mendengarkan.

kadang saya pegang buku dan pensil nulis cerita anak atau coretan untuk naskah berikutnya.
sambil anak-anak mewarnai gambar.
Cari yang nyamannya saja.

2. Harus ada deadline, buat target sendiri. Serta bikin reward juga ketika menulis naskah selesai.

 Maka saya boleh makan bakso dua mangkok, atau ketika naskah selesai saya bisa baca 1 buku (saya suka baca buku soalnya, kebetulan juga sering dapat buku dari penerbit untuk di review di blog).

6⃣ *Tips Mempercantik Blog*

Bagaimana cara membuat blog yang menarik ya mba? Saya tidak paham ttg blog.

Bagaimana membuat konten yang apik, apa aja menu blog, dll. Saya masih blm tahu...

Jawaban

1. mempercantik blog,biasanya saya belajar otodidak. Baik beli buku blogspot atau lihat youtube dan baca beberapa artikel di blog blogger dan saya praktek.

 Memang butuh waktu, tapi jika sukses mempercantik blog sendiri,biasanya saya akan tulis kembali di blog sebagai bahan postingan blog, selain itu biar tidak lupa juga. :)

2.Konten yang apik, kalau menurut saya di blog itu bebas ya. untuk trafic juga belum bisa diprediksi, sesuai keyword yang banyak di cari.
Saya menulis kisah pengalaman hamil yang ketiganya lewat HPL itu masih polupar post, dibaca hampir 80K pengunjung. Setiap hari artikel tersebut ada 2000-7000 view.

Padahal waktu dulu, menulisnya hanya rekam jejak untuk diri sendiri.

sejak 2004 saya sudah ngeblog ototidak, dari blog.com, wordpress, multiplay, blogspot. dulu blog itu saya jadikan sebagai buku diary online saya.
Jejak remaja saya lebih banyak tulisan puisi dan cerpen di blog.

setelah berumah tangga dan ganti-ganti blog, sampai sekarang monetize 3 blog,lebih ke parenting dan lifestyle, serta jejak karya buku.

7⃣ *Target Membaca*

Punten mba mau tanya, Mba Erna punya target khusus terkait membaca kah?
Intensitas atau jenisnya.

Terima kasih sebelumnya

*Jawab*

Tahun 2015 saya memang menargetkan sebagai peresensi buku.

Belajar ototidak , beli buku sendiri, lalu menulis resensinya dan nekad kirim ke media seperti koran, majalah dan website.


Alhamdulillah dari meresensi buku tersebut saya dapat penghasilan dan dapat buku juga dari penerbit yang bukunya saya resensi.

Tak menyangka 2015 menjadi tahun terbanyak saya baca buku hampir 100 buku, dengan setengahnya terbit di koran, majalah dan website.

Caranya :
sudah saya tulis perjalanan menulis saya di buku. Ubah Tulisan Jadi Transferan.

8⃣  Menjadi Penulis Produktif

1. Boleh berbagi trik buat yg perfeksionis supaya bisa produktif nulis gak sekadar rencana2 sempurna di kepala?

2. Apa titik balik Mba Erna hingga akhirnya bisa produktif menulis?


Jawab :

1. Saya termasuk yang perfeksionis, dulu masih zaman ngekost kamar harus rapi, ngetik sudah punya laptop sendiri, printer beli juga, nggak mau keluar-keluar rumah.

Sekarang punya anak 3, printer 3 pun rusak semua.

Laptop pernah ketumpahan air, susu bahkan netbook ke rendam banjir (hehehe)

pernah file di laptop hilang semua karena suami install ulang nggak bilang-bilang agar laptop lemotnya bisa loading cepat lagi.

Kalau menunggu semua berjalan seperti rencana saya, pasti sudah menyerah semua.

Sepertinya rumah rapi dalam hitungan jam saja itu sebuah kebahagiaan,kalau sekarang ini.

Jadi mau produktif menulis, buang hal-hal kecil yang mengganjal. fokus pada tujuan.

Menulis untuk berbagi kebaikan, jangan ditahan karena rumah berantakan.


2. Titik balik saya produktif menulis adalah ketika ujian bisnis itu 0 rupiah.

Seperti bisnis yang habis kerampokan sajalah. Tidak bisa menyalahkan oranglain, tapi cari solusi.
Waktu itu pilihan saya adalah kembali mengantor sajalah, jalan tercepat melawan krisis ini. sambil suami fokus kembangkan bisnisnya.

Tapi, lagi-lagi nggak sesuai rencana. Suami tetap ingin saya di rumah saja, temani anak-anak yang masih butuh kasih sayang saya, apalagi ada yang masih bayi, perlu hak ASI saya. pelukan dan juga dekapan ibunya. Sulit bagi kami berdua yang jauh dari orangtua dan saudara harus tetap semangat dan ikhtiar untuk melanjutkan perjalanan rumah tangga.

karena kata suami yakin saja rezeki akan datang, kalau kita ikhtiar dan terus berdoa. Pasca lahiran anak ketiga, saya banyak brand anak-anak baik produk makanan,minuman, popok mengajak kerja sama.

 Alhamdulillah rezeki anak ketiga mendapatkan itu semua, bahkan baju-baju endors gratis. pun ketika lebaran 3 tahun nggak beli baju ya dari nulis.

Ternyata doa saya tetap di rumah saja dan minta Allah berikan jalan, terkabulkan.
Saya tak menyangka ini semua.

Pasti orang mengira hidup itu mulus-mulus saja,menikah,punya anak lengkap, suami perhatian, padahal setiap rumah tangga ada ujiannya. beda-beda nggak sama.

Berdoalah terus, itu yang bisa kita lakukan. Karena hidup penuh kepingan-kepingan kejutan.

Yakinlah Allah sudah bingkiskan 'hadiah' terindah untuk kita.

Jadi jangan fokus diujiannya, tapi cari hikmah dari badai yang kita lalui.

9⃣ Tips Konsisten dengan Manajemen Waktu

1. Bagaimana tips agar bs konsisten dg time management terutama ketika ada ajakan ketemuan dg teman2 lama (bolak terus jadi gaenak)

2. Bagaimana konsisten dg jadwal harian yg kita buat, dan semangat menjalani rutinitas yg begitu2 saja bagi kita yg memilih "bekerja" di ranah domestik?

3. Ttg manajemen waktu, apakah teteh meluangkan waktu untuk menulis saat anak2 masih bangun/aktivitas di rumah?
Mohon tips nya mengatur aktivita menulis  tanpa harus mengorbankan aktivitas bersama anak ☺

Jawab

1. kalau soal izin keluar, saya harus lewati ACC suami.
sekalipun dapat izin liputan berbayar suami nggak izin saya tolak.

 Kalau kumpul dengan teman-teman biasanya suami tanya untuk apa? kalau haha hihi biasanya nggak diizinin, kalau belajar ngaji boleh.
kalau isi workshop, seminar atau dakwah masih diizinkan.


karena katanya sekecil apapun kontribusi kita insyaa Allah berpahala. sisanya saya sering dirumah dasteran saja, ngasuh anak, masak, nyuci, dan baca buku.

2. Ilmu ikhlas, karena jadi ibu rumah tangga itu pekerjaan nggak ada habisnya, nggak ada liburnya, nggak ada cutinya, tapi kalau ikhlas pahalanya juga nggak habis-habisnya, bonusnya bisa masuk syurga.

3. iya, anak-anak kadang mengerti kalau mamahnya ngetik di laptop (dua anak lelaki saya sudah usia 6 dan 3 tahun), kalau yang masih 1 tahun ia akan main dengan abangnya, tapi kalau minta ASI ya saya berikan ASI ia, menulisnya saya jeda.

🔟 Naskah & Langkah Selanjutnya

Jika sudah jadi sebuah tulisan, bgmn prosesnya sampai bs menjadi buku? Apa kita datang ke penerbit utk menyerahkan tulisan kita atau bagaimana?


Jawab :
Kirim via email saja, email penerbit, naskah lengkap sudah jadi dan juga ada biadata penulis, keunggulan naskah, dll. semua dilampirkan.


1⃣1⃣  Menulis, Bakatkah???

 apakah menulis ini bakat atau bisa di asah mba?

 Karena menurut hasil ST30 saya tidak berbakat writing dan creator ini, tapi saya sering sekali berkata-kata sendiri dalam hati dan ingin menuangkan dalam bentuk tulisan, setiap kali saya baca lagi rasa nya tulisan saya tidak sesuai dengan yg saya pikirkan sebelumnya..

Jadi menurut mba gimana mba.. Terima kasih😊


Jawab :
Menulis itu bakat yang bisa diasah, seperti keterampilan memasak, dan keterampilan lainnya.

Menulis pun sama. Semua orang bisa jadi penulis.
Saya pernah mengajar seorang ibu yang sudah sepuh ingin belajar menulis, kemudian saya ajarkan bagaimana menulis seperti curhat, alhamdulillah sekalimenulis bisa 20-30 halaman. :)

Kalau mba mau menulis, menulis saja, tuangkan apa yang ada dalam pikiran.

Pikirkan kembali apa saja tulisan yang ingin dibagikan, ketika pembaca baca tulisan mba ada pesan apa yang ingin disampaikan.

1⃣2⃣ Bagaimana Memulai Menulis

Cara nulis awal paragraf gimana kak? Baru awal nulis udah macet 😇

Saya senang nulis tp suka macet. Kadang kl buntu sudah gak saya lanjutin tulisan saya. Lalu merasa tulisan saya msh menggunakan bahasa seadaya mgkn bahasa sehari2. Saya pun bingung gmn agar tulisan saya bs meninggalkan jejak nyata.

Apa yg hrs dilakukan, bagaimana memulainya?

Jawab :

awal paragraph memang menentukan sekali, pertama bikin orang ingin lanjut baca. cara membuat kalimat awal bisa dengan dialog, deskripsi atau gambaran sekitar, suasana hati atau langsung suguhkan konflik.

Tidak mengapa dengan bahasa sehari-hari,jika ingin menulis artikel atau buku justru pembaca lebih menyukai bahasa yang mudah dipahami daripada bahasa sastra dengan kosakata baru dan harus buka kamus thesaurus. Nggak semua pembaca memilih kosata kata rumit.

mulailah menulis dari hal-hal yang mudah,jangan cari jalan yang sulit.

1⃣3⃣  Suka Lupa Alur

Seringkali ketika menulis hati dan pikiran sudah berjalan memikirkan alurnya, tapi ketika menjabarkannya dalam kata2 rasanya kurang mengena dibanding diceritakan langsung dengan lisan, bagaimana ya?

Selain itu terlalu banyak memikirkan kata yg ingin ditulis bikin lupa alur😂😅

*Jawab :*
kalau suka dengan cara bercerita pakai lisan, maka rekam saja pakai smartphone, nanti kan ketika mengetik bisa didengarkan hasil rekamannya.

 Ini lebih fokus daripada menghayal dahulu lalu pas menulis hilang kemana-mana.

kalau penulis biasanya mereka sudah bikin mind maping (peta pikiran mereka, berupa gambar-gambar apa yang akan dibahas biar nggak keluar jalur)  lalu buat outline, biar tersusun rapi, berupa tabel-tabel dengan point inti yang akan dibahas.

1⃣4⃣  Blog & Penerbit

1. Menurut mbak, sepenting apakah kita punya blog dengan domain berbayar milik pribadi? Jika kita blum mau memiliki blog berbayar, apakah membuat status kita sebagai blogger menjadi kurang maksimal?
Boleh dong kasih link jasa Hotspot domain yg terpercaya plus biaya minimal jasa maksimal😉

2. Boleh dong kasih tips gimana menghasilkan buku dengan nama kita sendiri dan menembus penerbit mayor?
Cerita dikit boleh ya mbak, pengalamannya kapan dan berapa lama prosesnya hingga terbit pertama kalinya  punya buku sendiri dengn penerbit mayor😍
Bukan hanya buku antalogi yang dibuat keroyokan😅

3. Penasaran dengan motivasi terbesar mbak sehingga jadi penulis super produktif...


Jawab :
1. Kenapa harus berbayar, ini pasti berhubungan dengan monetize blog biar dirik klien dan brand-brand ternama mengajak review menulis di blog kita.

 Adakah yang nggak pakai domain tapi berhasil jadi blogger tentu saja banyak, blogger singapura, blogger bule-bule lain pun ada yang pakai blogspot, tapi memang mereka unik dan nyentrik ada yang beda dari mereka sampai si brand dan klien suka pada mereka.

untuk domain dan tanya-tanya harganya boleh japri saya ya, saya ada langganan terpercaya untuk 6 blog berbayar saya.

Hihihii banyak kan ya blognya. Belum yang gratisan juga ada.

2. Boleh, menulis buku itu seperti mau lahiran. Punya naskah kalau nggak dikirm-kirim penerbit mana tahu kapan lahirannya. tapi kalau sudah diterima pasti nunggu proses terbit buku itu seperti lahiran, campur-campur rasanya. mayor atau self publishing sama saja, tidak ada yang beda. Yang penting berkarya,royalti lancar :)

3. Motivasi terbesar, semoga menulis ini menjadi jalan dakwah saya dari rumah.


1⃣5⃣  Produktif dengan Blog

1. Bagaimana teknis produktif dengan blog

2. Dalam membuat blog produktif apakah blog harus mempunyai tema atau bisa tanpa tema?

3. Apa Do(s) n Don’t(s) untuk menjadi penulis produktif

Jazaakumullohu khoiron

Jawab

1. Menulis di blog itu kita yang jadi bosnya, mau nulis sehari 10 postingan, mau publish siang malam tidak ada yang larang.

 Semakin produktif menulis ya semakin baik, berarti banyak tulisan yang disebarkan,semoga tulisan kita banyak membantu orang lain terutama pembaca yang mampir.

2. sebaiknya satu niche, atau satu tema, bisa tentang parenting, bisa tentang dunia resep masakan, edukasi, atau tekno, agar lebih mudah diingat.

3. Menjadi penulis produktif berarti harus menulis terus jangan sampai malas-malasan.

 Apalagi cari seribu alasan buat ngeles tidak menulis.
Semua orang pasti punya kesibukan, penulis produktif bisa menyulap seribu alasan malas itu menjadi seribu peluang karya dan juga menghasilkan.

1⃣6⃣  Waktu Menulis

1. Berapa jam biasanya mbak menulis setiap harinya?

2.  Apakah mbak menulis saat anak tidur?
Ataukah anak sudah bisa ditinggal beraktivitas sendiri sementara ibunya menulis

Jawab :

1. Tidak pasti, karena erna masih punya anak yang harus dimandikan,diberi ASI, ya kadang disuapi makannya.
Tapi pasti meluangkan waktu minimal menulis 1 jam perhari.
Kadang juga ada beberapa pekerjaan yang suka deadline membuat copywriting dan deadline penulisan blog.

disaat ini management waktu benar-benar harus dipraktekkan.

2. Anak itu special, kadang mereka mandiri, ada kalanya mereka manja, minta diperhatikan, cerita-cerita, belajar dan bertanya tentang hal yang mereka ingin tahu.

Jadi setelah kebutuhan anak terpenuhi, ajak diskusi saja, bahwa mamanya mau kerja dan menulis sebentar , satu jam lagi akan main bersama mereka. Yang penting komunikasikan, anak-anak juga nanti terbiasa dan paham.

 Apalagi anak tidur, saya kalau nggak ikutan tidur ya langsung ke laptop untuk menulis.

1⃣7⃣ Meluruskan Niat Menulis

Ketika ingin menulis blog misal tentang pengalaman pribadi, atau perkembangan anak dll. Ada perasaan khawatir takut riya, bagaimana cara meredamnya?

Jawab :

Pilih cerita jangan menjatuhkan anak, atau aib anak, boleh berbagi pengalaman pengasuhan, misal kenapa anak ibu jago gambar, karena di rumah dibebaskan untuk menggambar, tidak ada TV di rumah dan anak jadi suka menggambar karena menjadi aktivitas yang membahagiakan.

mungkin kelak ada ibu yang cari artikel, bagaimana anak bisa suka menggambar. dan bertemu dengan tulisan Mba di blog.

Seperti yang saya bilang menulis bisa untuk membantu orang lain, jembatan ilmu dan berbagi kebaikan.

1⃣8⃣  Editing & Editor

 1. Usulan buat antologi buku, setiap peserta berkontribusi

2. Bagaimana cara mengedit yg baik & benar (standar edit)

3. Blh minta list nama2 editor ?

4. Siapakah yang mencari/menunjuk editor, penulis/penerbit?

Jawab :

1. Boleh,japri saja

2. Kalau mau selft editing ada tahapannya, endapkan naskah sehari atau dua hari setelah selesai menulis,koreksi kembali dari mulai EYD , typo, kalimat yang kurang tepat, dll. Tapi kalau terbit semua penerbit punya editor .

3. Bisa

4. penerbit yang sudah punya tim editor.

1⃣9⃣  Manajemen Waktu Ibu di Ranah Publik

1. Saya ibu bekerja 7 to 5.
Bagaimana menyiasati agar jadwal harian yang sudah kita susun tepat waktu dan tidak kalah dengan rasa lelah?

Jawab :
Kelalahan pasti hinggap ya, apalagi bagi ibu yang harus perhatikan kebutuhan rumah dan juga harus bekerja (belum lagi waktu tempuh perjalanan, kemacetan, dll) pekerjaan yang menumpuk di tempat kerja dan rumah yang belum bisa dibagi tugas sama rata, karena anak-anak masih belum terbiasa.

 Saran saya : ketika lelah ya memang tanda kita badan harus istirahat.

Dzikir Pelepas Lelah

Suatu hari Fatimah mendengar kabar, Ayahandanya Baginda Rosulullah SAW mendapatkan seorang budak. Fatimah datang ke rumah Ayahandanya untuk meminta budak tersebut, namun Rosulullah SAW sedang tidak ada di rumah.

 Maka Fatimah menyampaikan keinginannya kepada Aisyah, agar pesannya dapat disampaikan kepada Rosulullah SAW.


Setelah Rosulullah SAW tiba di rumah, dan Aisyah menceritakan pesan Fatimah. Rosulullah SAW mendatangi rumah putri tercintanya yang sedang tidur berbaring.


“Maukah kalian kutunjukkan sesuatu yang lebih baik dari apa yang kalian minta?” tanya beliau.



“Jika kalian berbaring di atas tempat tidur, ucapkanlah takbir 33 kali, tahmid 33 kali, dan tasbih 33 kali. Itu lebih baik bagi kalian daripada pembantu yang kalian minta,” lanjut nabi (HR. Bukhari dan Muslim).

2⃣0⃣  Contoh Tulisan Konten Positif

Bisakah bunda share salah satu contoh konten positif yang biasa Mbak Erna tulis setiap hari?

Jawab :
Setiap hari saya nggak tentu menulisnya, kalau menulis di blog biasanya lagi waktu luang. Website Islami saya menulis artikel dan resensi buku, website umum artikel-artikel umum yang pasti sesuai standar peraturan di sana.


Kalau lagi nulis buku, pasti saya sisipkan konten yang baik.

Kalau di blog Erna ada di cari saja tentang dunia menulis.

2⃣1⃣  Tentang Penerbit

1. Saya dan beberapa teman berencana membuat buku yg isinya kisah nyata pengalaman kami ttg suatu hal. Ketika akan diajukan ke penerbit apakah harus naskah full atau satu tulisan dulu sebagai sampel?

2. Bagaimana kita tahu suatu penerbit itu cocok dng naskah yg kita punya?

3. Jika ada bbrp penerbit yg kita tuju, dalam mengirim naskah apakah kita kirim misal ke 4 penerbit dlm waktu bersamaan atau ke 1 penerbit dl terus kita tunggu responnya. Kalau ditolak baru kita ajukan ke penerbit lain.

Jawab :

1. Naskah Full

2. Mengajukan naskah,kalau di terima berarti cocok. Atau bisa dengan beli buku-buku terbitan penerbit tersebut,pelajari apa saja buku-buku yang diterbitkannya.

3. ini saya pernah berdiskusi dengan salah satu editor penerbit mayor.
Ada penerbit yang tidak suka pada penulis yang mengirimkan naskahnya pada banyak penerbit, capek-capek review dan penulis kadang dadakan bilang naskahnya sudah diterima penerbit A.

Tapi ada juga penulis yang keluh kesah, naskahnya 3 bulan nggak ada kabar dari penerbit bahkan ada yg sampai 6 bulan,
Kalau cari aman, lebih baik satu naskah satu penerbit.

2⃣2⃣ Non Fiksi

1. Apa tema non-fiksi yang menurut Mba Erna sedang dibutuhkan/dicari oleh masyarakat saat ini?
👉kalau ini cari tema aman saja yaitu tema-tema abadi, seperti pernikahan, gaya taaruf, parenting, naskah islami , sejarah, asal mampu mengemasnya dengan keunggulan naskah yang unik dan berbeda pasti akan selalu diminati pasar. Buku terkadang menjawab apa yang dicari orang lain. Berikan solusi untuk para pembaca lewat buku yang ditulis.

2. Mohon kiat2nya menulis non-fiksi?
👉 menulis non fiksi, tentukan tema, judul, buat mind map, outline, buku referensi, mulai menulis hingga naskah selesai.


2⃣3⃣  Menjaga Mood Menulis

Karena menulis belum jadi kebiasaan akhirnya saya menulis saat ada ide saja.
Nah, ide untuk menulis ini datangnya random, seringkali saat sedang menulis terpaksa ditinggalkan dulu untuk mengerjakan hal lain. Saat selesai mengerjakan hal lain ini mood atau ide sudah menguap ke udara.

Ada saran kah untuk menjaga mood agar tetap terjaga selama menulis.


Jawab

Catat, bisa ditulis dibuku, kadang saya simpat di whatsapp atau group yang saya buat sendiri, apa yang tadi ingin saya catat untuk bahan tulisan agar idenya tidak menguap.

2⃣4⃣  Tips Menjadikan Pengalaman Menjadi Tulisan Berhikmah

Sebagai emak2 😁 seringkali menulis sebagai healing untuk mencurahkan perasaan baik itu kesal, marah, sedih. Karena biasanya terkait masalah pribadi, seringnya disimpan untuk pribadi saja, khawatir menyinggung orang lain atau tidak siap kisahnya dibaca publik.

Meskipun jika kita lihat sekarang, banyak tulisan pengalaman yg menjadi penyemangat untuk emak2 yg lain.

Bagaimana mengatasi ketakutan tadi untuk mempublikasikan tulisan?

Jawab :

Ya, saya setuju. Termasuk menulis yang kisah sedih saya disembunyikan saja. Bagikan ke public yang bermanfaat saja, seperti jejak karya atau yang lainnya yang kiranya orang bisa termotivasi.

Sebelum publish memang boleh dipikirkan terlebih dahulu, perlu tidakkah tulisan ini dibagikan, banyak manfaat apa perdebatan. tetapi biasanya kalau mengingatkan kebaikan itu bisa sebagai syiar dakwah. Walau dakwah itu tidak selalu diterima dengan baik, pro kontra pasti ada. Yang penting kita sudah sampaikan satu ayat kebaikan.

2⃣5⃣  Menulis Cerita Anak

1. Saya ingin memulai dengan menulis cerita anak, adakah saran di mana saya bisa belajar tentang cara menulis buku anak?

Jawab
Boleh japri saja ya.

2. Bagaimana langkah mudah dan tips2 menulis cerita anak secara mandiri?

Jawab :
saya juga dapat ilmu menulis buku anak ketika bekerja sama dengan penerbit Sygma sebagai salah satu kontributor penulis Kisah Perjalanan Rosullullah SAW.

Tips mudah membuat cerita anak yang mandiri :

kalimat pendek bisa 6-8 kata, bahasa yang mudah dipahami anak, menyukai dunia anak dan juga sisipkan nilai edukasi untuk anak.


Baiklah sekian resume dari saya. Maaf bila ada kekurangan.

Ulasan kulwap dapat teman-teman lihat disini 👇🏻
https://ibuprofesionalbekasi.wordpress.com/2018/10/20/kulwap-produktif-menulis/
*****

Hmm, lumayan juga yah konmari-in chat whatsapp...milih daging yang paling empuk, ngopas sana sini,skral skrol, ngedit. Mumpung dbay lagi bobok.. Hihi..

Semoga kenyang dengan daging kulwap yang saya pilih ya...


Salam blogger
Salam produktif nulis :)

3 Comments

  1. Wah dagiiing ya mbak. Aku lagi berusaha untuk tunaikan Dhuha dan sholat tepat waktu. Makasih sharingnya mbak. Sangat bermanfaat. Salam, muthihauradotcom

    ReplyDelete
  2. Iya nih mbk daging semua ssyang klo sampe kebuang krn keapus. Sebelum saya rapiin dan pajang diblog gk pernah saya baca. Males liatnya juga tumpang tindih. Sama sama mbak.

    ReplyDelete
Previous Post Next Post