IBU PROFESIONAL KEBANGGAAN KELUARGA
Matrikulasi Institut Ibu Profesional Batch#5
Resume Tanya Jawab Review NHW
Peresume : Novia Fajriani Putri
Moderator : Sekar Kasih
Fasilitator : Linda Dwihapsari
Tanya Jawab
1. Tanya :
Yuni:
1. Berarti cheklist yang sudah ada diperbaiki kembali sesuai dengan review yg sudah diberikan oleh mba Linda?
2. Adakah tips2 agar konsisten menjalankan cheklist yg tersedia? Karena tidak semua aktifitas dalam ceklis adalah aktifitas yang biasa dilakukan
3. Saya pribadi tipe orang yang tidak bisa mengerjakan sesuatu di bawah tekanan. Sedangkan dalam mengerjakan aktifitas2 ini kan berurutan ya (tersistematis sekali) sepertinya akan memberikan dampak tsb. Apa yang sebaiknya saya lakukan ketika hal itu terjadi?
Apakah jadwalnya harus diatur kembali atau melakukan aktifitas2 tsb secara bertahap?
Jawaban
Fasilitator :
➡ Halo mbk Yuni terima kasih atas pertanyaanya 😘
1. Cheklist yang ada dilihat dan bila belum pas dapat direvisi sesuai dengan kata kunci SMART dan sesuaikan dengan kondisi pribadi masing - masing. Ambil yang simpel dan mudah untuk dilakukan ✅
2. Agar bisa konsisten, tentu saja butuh niat yang kuat dan komitmen yang tinggi..lakukan secara perlahan step by step sehingga tidak memberatkan.
Bisa dicoba tahap 1 selama 7 hari berturut - turut, kemudian tambahkan lagi. 7 hari berikutnya. Sampai pada tahap apa yang kita kerjakan menjadi *New Habit*
Karena tujuan dari pembuatan indikator ini adalah bukan karena banyaknya cheklist yang bisa dibuat, tapi seberapa kontinyu teman - teman melakukannya sampai menjadi pembiasaan diri yang penuh makna 🤗✅
3. Mbak Yuni, sebenarnya saat kita diminta membuat cheklist indikator itu secara tidak langsung kita sudah memilah dan memilih apa yang ingin kita kerjakan dahulu, mana yang bisa dikerjakan nanti, nah agar tidak merasa tertekan, mbk boleh mengatur ulang jadwal sesuai kondisi mbk Yuni, menurunkan parameter terkait hal - hal yang ingin dicapai dan berusahalah untuk istiqomah menjalankannya. Lakukan setahap - demi setahap, ambil yang sederhana dan mudah dengan bahagia ✅
'' Yang paling tahu bagaimana diri kita adalah kita sendiri ''
2.Tanya:
Anissa:
Bagaimana menjadi orang yang tidak dangkal pemikirannya? (Pertanyaan u diskusi) maap ya Bun, pertanyaan nya dangkal.
Jawaban:
Anggota:
✅berusaha utk selalu mengupgrade wawasan. Misalnya menyimak berita, baca buku, ikut forum diskusi, latihan mengutarakan perasaan, ikut komunitas positif, dan tentunya selalu mencoba dekat dengan orang2 yg cerdas 🤭🤭🤭🤭
✅Bertemu banyak orang, sedikit banyak juga mempengaruhi cara berpikir kita. Saya sih merasa gitu 😃
✅Belajar tentang critical thinking kali ya, biar kalo ada hal baru ga lsg di serap seutuhnya, tp juga dipertanyakan kembali. Krn sebenar apapun hal baru, masih ada celah kesalahannya. Nothing's perfect kan ya katanya hehehe
✅ Ikut IIP juga bisa jadi salah satu cara biar pemikiran nggak dangkal 🤗
✅Nah ini dia,lsaya kalau dapet berita atau info apapun itu, baik ttg politik, isu yg lagi happening, hoax dll, selalu lihat dan cari dari 2 sudut pandang berbeda, jd ngga asal share, judge dll😊
Fasilitator:
Iya betul sekali mbk, caranya ya tentu saja terus belajar dari semua sumber, membaca dari buku, guru, forum - forum dll.
Yang jelas saat kita belajar dan banyak membaca kita jadi tahu persoalan dari sudut pandang yang berbeda ..🤗
jadi tidak galau lagi tentang ibu bekerja ..itu salah satu contohnya 😍
Jangan sampai terkena tsunami informasi ya..
3. Tanya:
Rica:
Gimana caranya biar tetep bisa fleksibel terhadap berbagai kemungkinan walaupun sebenernya udah ada patokan jadwal yg tertata? Misal, udah waktunya harus masak atau beberes sementara suami nahan masih pgn cuddling bertiga sama anak di kasur 🙃
Jawaban:
Fasilitator :
➡ mbk Rica terima kasih pertanyaanya 🤗
Caranya agar fleksibel terhadap berbagai kemungkinan ya kita harus punya plan A , plan B. Artinya saat kondisi tidak memungkinkan untuk melaksanakan plan A, kita bisa melaksanakan plan B.
Begitupun yang berhubungan dengan jadwal, kita tidak harus kaku dalam menerapkan jadwal yang disusun. Berikan kelonggaran pada diri kita juga agar tidak stres. Bisa dengan cara merubah urutan kegiatan yang dilakukan atau merubah waktunya.
Komunikasikan juga dengan pasangan, atau ajak sekalian agar terlibat dengan aktivitas pagi kita, sekaligus mempererat bonding bertiga 😍
Anggota:
✅ Sejauh ini saya nggak terlalu saklek dengan "waktu". Lebih sakleknya ke "harus tetap selesai", meskipun nanti harus mengurangi waktu istirahat.
4. Tanya:
Fasilitator:
Kemudian berkaitan dengan cheklist..mengapa diminta untuk komitmen dan konsisten? Ada yang ingin mengemukakan pendapatnya?
Anggota:
✅Biar jadi kebiasaan baik mba
✅Kalau ngga berkomitmen, akan mudah goyah dengan rasa malas.
✅Kalau ngga konsisten, ngga akan terbiasa.
✅Biar bikin hidup kita lebih "tertata", terkait dengan manajemen waktu yg baik biar bisa lebih produktif dan bermakna
✅ Untuk membangun Deep habit yg membutuhkan fokus dan ketajaman berfikir. Mungkin ada kaitannya dengan visi hidup kita kedepannya
✅ Makanya di usia golden age tuh bener2 waktunya menanamkan dan membiasakan banyak hal baik ke anak yah 😗😁
5. Tanya
Fasilitator:
Jadi dari review NHW teman - teman bisa menilai kira - kira cheklistnya sudah seperti apa?
Jawaban:
Anggota:
✅ Banyak yg mau ditambahi, mba 🤭
Sama memperbaiki eksekusinya jugaaa
Noted:
Fasilitator:
✅saat breastfeeding lakukan sambil ajak bayi bercerita atau komunikasi produktif dengan baby jadi ada sesuatu yang tetap penuh makna..
✅ Siasati buat stok lauk..jadi saat sedang riweuh keluarkan jurus stok yang di kulkas..🤗
✅Buatlah cheklist dari yang sederhana dan mudah kita kerjakan, biar ga spaneng 😉
✅Dicas terus semangatnya, saat mulai turun..saling colek teman untuk bersama semangat lagi..itu jurus ampuh juga #pengalaman sendiri 🤗
✅Menanamkan dengan melatihkan dan memberi teladan..children see children do
Maka berikan teladan yang baik, karena fitrah anak adalah baik 😍
✅ Latihan penuh komitmen, konsisten, istiqomah, new habit, good habit, deep habit..
Dari Ibu Septi
✅Harus selalu positive thinking..agar aura yang menebar ke sekitar kita juga aura positif ..👍
#IbuProfesional, #MatrikulasiBatch5, , #diskusiNhw2#Jakarta4
Matrikulasi Institut Ibu Profesional Batch#5
Resume Tanya Jawab Review NHW
Peresume : Novia Fajriani Putri
Moderator : Sekar Kasih
Fasilitator : Linda Dwihapsari
Tanya Jawab
1. Tanya :
Yuni:
1. Berarti cheklist yang sudah ada diperbaiki kembali sesuai dengan review yg sudah diberikan oleh mba Linda?
2. Adakah tips2 agar konsisten menjalankan cheklist yg tersedia? Karena tidak semua aktifitas dalam ceklis adalah aktifitas yang biasa dilakukan
3. Saya pribadi tipe orang yang tidak bisa mengerjakan sesuatu di bawah tekanan. Sedangkan dalam mengerjakan aktifitas2 ini kan berurutan ya (tersistematis sekali) sepertinya akan memberikan dampak tsb. Apa yang sebaiknya saya lakukan ketika hal itu terjadi?
Apakah jadwalnya harus diatur kembali atau melakukan aktifitas2 tsb secara bertahap?
Jawaban
Fasilitator :
➡ Halo mbk Yuni terima kasih atas pertanyaanya 😘
1. Cheklist yang ada dilihat dan bila belum pas dapat direvisi sesuai dengan kata kunci SMART dan sesuaikan dengan kondisi pribadi masing - masing. Ambil yang simpel dan mudah untuk dilakukan ✅
2. Agar bisa konsisten, tentu saja butuh niat yang kuat dan komitmen yang tinggi..lakukan secara perlahan step by step sehingga tidak memberatkan.
Bisa dicoba tahap 1 selama 7 hari berturut - turut, kemudian tambahkan lagi. 7 hari berikutnya. Sampai pada tahap apa yang kita kerjakan menjadi *New Habit*
Karena tujuan dari pembuatan indikator ini adalah bukan karena banyaknya cheklist yang bisa dibuat, tapi seberapa kontinyu teman - teman melakukannya sampai menjadi pembiasaan diri yang penuh makna 🤗✅
3. Mbak Yuni, sebenarnya saat kita diminta membuat cheklist indikator itu secara tidak langsung kita sudah memilah dan memilih apa yang ingin kita kerjakan dahulu, mana yang bisa dikerjakan nanti, nah agar tidak merasa tertekan, mbk boleh mengatur ulang jadwal sesuai kondisi mbk Yuni, menurunkan parameter terkait hal - hal yang ingin dicapai dan berusahalah untuk istiqomah menjalankannya. Lakukan setahap - demi setahap, ambil yang sederhana dan mudah dengan bahagia ✅
'' Yang paling tahu bagaimana diri kita adalah kita sendiri ''
2.Tanya:
Anissa:
Bagaimana menjadi orang yang tidak dangkal pemikirannya? (Pertanyaan u diskusi) maap ya Bun, pertanyaan nya dangkal.
Jawaban:
Anggota:
✅berusaha utk selalu mengupgrade wawasan. Misalnya menyimak berita, baca buku, ikut forum diskusi, latihan mengutarakan perasaan, ikut komunitas positif, dan tentunya selalu mencoba dekat dengan orang2 yg cerdas 🤭🤭🤭🤭
✅Bertemu banyak orang, sedikit banyak juga mempengaruhi cara berpikir kita. Saya sih merasa gitu 😃
✅Belajar tentang critical thinking kali ya, biar kalo ada hal baru ga lsg di serap seutuhnya, tp juga dipertanyakan kembali. Krn sebenar apapun hal baru, masih ada celah kesalahannya. Nothing's perfect kan ya katanya hehehe
✅ Ikut IIP juga bisa jadi salah satu cara biar pemikiran nggak dangkal 🤗
✅Nah ini dia,lsaya kalau dapet berita atau info apapun itu, baik ttg politik, isu yg lagi happening, hoax dll, selalu lihat dan cari dari 2 sudut pandang berbeda, jd ngga asal share, judge dll😊
Fasilitator:
Iya betul sekali mbk, caranya ya tentu saja terus belajar dari semua sumber, membaca dari buku, guru, forum - forum dll.
Yang jelas saat kita belajar dan banyak membaca kita jadi tahu persoalan dari sudut pandang yang berbeda ..🤗
jadi tidak galau lagi tentang ibu bekerja ..itu salah satu contohnya 😍
Jangan sampai terkena tsunami informasi ya..
3. Tanya:
Rica:
Gimana caranya biar tetep bisa fleksibel terhadap berbagai kemungkinan walaupun sebenernya udah ada patokan jadwal yg tertata? Misal, udah waktunya harus masak atau beberes sementara suami nahan masih pgn cuddling bertiga sama anak di kasur 🙃
Jawaban:
Fasilitator :
➡ mbk Rica terima kasih pertanyaanya 🤗
Caranya agar fleksibel terhadap berbagai kemungkinan ya kita harus punya plan A , plan B. Artinya saat kondisi tidak memungkinkan untuk melaksanakan plan A, kita bisa melaksanakan plan B.
Begitupun yang berhubungan dengan jadwal, kita tidak harus kaku dalam menerapkan jadwal yang disusun. Berikan kelonggaran pada diri kita juga agar tidak stres. Bisa dengan cara merubah urutan kegiatan yang dilakukan atau merubah waktunya.
Komunikasikan juga dengan pasangan, atau ajak sekalian agar terlibat dengan aktivitas pagi kita, sekaligus mempererat bonding bertiga 😍
Anggota:
✅ Sejauh ini saya nggak terlalu saklek dengan "waktu". Lebih sakleknya ke "harus tetap selesai", meskipun nanti harus mengurangi waktu istirahat.
4. Tanya:
Fasilitator:
Kemudian berkaitan dengan cheklist..mengapa diminta untuk komitmen dan konsisten? Ada yang ingin mengemukakan pendapatnya?
Anggota:
✅Biar jadi kebiasaan baik mba
✅Kalau ngga berkomitmen, akan mudah goyah dengan rasa malas.
✅Kalau ngga konsisten, ngga akan terbiasa.
✅Biar bikin hidup kita lebih "tertata", terkait dengan manajemen waktu yg baik biar bisa lebih produktif dan bermakna
✅ Untuk membangun Deep habit yg membutuhkan fokus dan ketajaman berfikir. Mungkin ada kaitannya dengan visi hidup kita kedepannya
✅ Makanya di usia golden age tuh bener2 waktunya menanamkan dan membiasakan banyak hal baik ke anak yah 😗😁
5. Tanya
Fasilitator:
Jadi dari review NHW teman - teman bisa menilai kira - kira cheklistnya sudah seperti apa?
Jawaban:
Anggota:
✅ Banyak yg mau ditambahi, mba 🤭
Sama memperbaiki eksekusinya jugaaa
Noted:
Fasilitator:
✅saat breastfeeding lakukan sambil ajak bayi bercerita atau komunikasi produktif dengan baby jadi ada sesuatu yang tetap penuh makna..
✅ Siasati buat stok lauk..jadi saat sedang riweuh keluarkan jurus stok yang di kulkas..🤗
✅Buatlah cheklist dari yang sederhana dan mudah kita kerjakan, biar ga spaneng 😉
✅Dicas terus semangatnya, saat mulai turun..saling colek teman untuk bersama semangat lagi..itu jurus ampuh juga #pengalaman sendiri 🤗
✅Menanamkan dengan melatihkan dan memberi teladan..children see children do
Maka berikan teladan yang baik, karena fitrah anak adalah baik 😍
✅ Latihan penuh komitmen, konsisten, istiqomah, new habit, good habit, deep habit..
Dari Ibu Septi
✅Harus selalu positive thinking..agar aura yang menebar ke sekitar kita juga aura positif ..👍
#IbuProfesional, #MatrikulasiBatch5, , #diskusiNhw2#Jakarta4
Tags:
Pengasuhan Anak
