IDE BELAJAR DI RUMAH - MENGAJI SAMBIL BERMAIN PART 1
Bismillah,
Menjelang kelahiran anak ke 2 ini yang sudah lewat HPL, sepertinya saya harus mikir lagi dalam dunia blogging ini. Karena aktivitas blogging ini membuat saya candu. Asli, keasyikan.
Tidak sampai meninggalkan sih, tapi saya sudah merasa berkurang kinerja saya atau kurang maksimal dalam meraih target pembelajaran terhadap anak sebab itu tadi, banyak distraksi.
Saya harus bisa kembali fokus kepada kewajiban utama saya yang harus bisa saya maksimalkan.
n diary saya. Laporan Online Sekolah.
Jadi, begini.....
Dalam masa golden agenya anak-anak, kami memutuskan untuk menyekolahkan anak kami di rumah. Dan saya adalah guru utamanya.
Saya bingung sebenernya mau nulis apa. Hehe
Mulai dari target utama.
Fokus utama diawal ini Al Qur'an dan Sholat
Dan untuk memudahkannya saya akan mengadopsi sebagian metode-metode yang saya tahu. Diantaranya metode utrujah.
Pokonya saya terinspirasi banget sama ustadzah doktor Sarmini Lc MA.
Saat ini Zahra sudah hafal kategori huruf hijaiyah dari alif sampai ya. Karena ia lebih seringnya mendengar lagu-lagu nama huruf jadi bukan bunyi huruf dimana ini bertolak belakang dengan metode utrujah kan ya.
Jadi, disini saya gak saklek banget mengambil suatu metode untuk dipraktekan ke anak sendiri. Menyesuaikan dengan kondisi aja.
Sing penting:
Intinya gimana caranya anak itu bisa seneng ngaji tanpa dimarahin hingga usia balita itu dia udah bisa baca Al Qur'an dan mengkhatamkannya.
Untuk saat ini saya sedang berproses mengajarkan Zahra (2,5 tahun) bunyi huruf dengan harokat. Fathah kasroh domah dulu.
Alhamdulillah, perkembangannya saat ini sudah terlihat bisa membedakan mana Ba dan mana Bi.
Cara ngajarinnya juga gak selalu duduk manis.
1. Pakai mainan balok Iqro' namanya
2. Terus kalau main game di HP saya hanya ngasih game iqro juga. Diantaranya Rainbow Iqro' silakan searching di playstore.
3. Video juga saya berikan yang ada materi iqronya untuk anak
4. Media balon (karet) kemudian saya tuliskan huruf-huruf iqro di balon itu.
5. Untuk hafalan lebih ke audio ya atauu video. Intinya sering diperdengarkan aja surat-surat pendeknya dulu. Baik dari lisan emaknya atau TV dan HP.
Sampai saat ini, segitu dulu aja media pembelajarannya.
Sekian laporan hari ini, maaf masih kagok nulisnya karena terbiasa nulis artikel feature. Hehe
Semoga bermanfaat

Masya Allah, Zahra pinter sekali. Bener nih mbak, yang penting anak mau mengaji tanpa takut dimarahi, menjadikan mengaji sebagai kegiatan yang menyenangkan :)
ReplyDeleteMasyaAllah tabarakallah mba...smangaat selalu...aduhh gemes ama de zahra pgn liat deh
ReplyDelete