Standard ISO 9001 : 2015
Sebelum kita membahas lebih dalam terkait Sistem Manajemn Mutu ISO 9001 Mari kita review ulang terkait sistem Manajemen.
Apa itu Sistem Manajemen?
yang dimaksud dengan sistem manajemen berupa:
1. QMS / Quality Management System (untuk mutu):
a. ISO 9001:2015
b. API Spec Q1
c. Q2
2. EMS / Environment Management System (untuk lingkungan hidup):
a. ISO 14001:2015
3. OHSMS / Occupational Health and Safety Management System (untuk K3):
a. OHSAS 18001:2017
b. ISO 45001:2018
c. SMK3, PP 50 Tahun 2012
Sistem manajemen tidak mensertifikasi produk, melainkan sistem manajemennya: lingkup pekerjaan yang harus dilakukan.
Apa Saja Ciri-Ciri Sistem manajemen?
1. Adanya perintah:
2. a.kebijakan
3. b. pedoman
4. c. prosedur
5. d. program
2. Adanya Implementasi:
3. a. tingkah laku
4. b. pengisian formulir:
5. -MOM
6. -data inspeksi
7. -data pengukuran
8. -PO (Purchase Order), dll
3. Adanya Internal audit
4. Sertifikasi Auditor: ISO 19011
Seorang auditor tidak boleh mengaudit Departemennya sendiri. Untuk validasi audit, maka Departemen yang diaudit harus ada hubungan.
Contoh: Departemen QA mengaudit Departemen Operasional
Tinjauan manajemen / MR (Manajemen Review) berupa rapat yang membahas laporan hasil audit.
Sistem manajemen mutu atau ISO 9001 memang paling popular diantara sistem ISO yang lainnya karena sistem manajemen ini sebagai dasar sebuah organisasi atau perusahaan dalam mengelola dokumen dan sistem dasarnya.
Bagi perusahaan yang telah mendapatkan ISO 9001 : 2008 harus segera bersiap untuk melakukan upgrade sistem manajemen mutunya menjadi ISO 9001 versi terbaru yaitu ISO 9001 : 2015 yang akan segera di launching akhir tahun 2015.
Standard ISO 9001 sendiri sudah mengalami beberapa perubahan sejak pertama kali pada tahun
1. 1987
2. 1994
3. 2000
4. 2008
5. 2015
Terdapat perbedaan yang sangat jelas antara ISO 9001 Versi 2008 dengan ISO 9001 versi terbaru 2015 yaitu :
Jumlah pasal atau klausal yang dari 8 menjadi 10 klausal seperti sistem manajemen lainnya yang lebih dulu menggunakan struktur HLS (High Level Structure).
apa saja 10 Klausal dalam ISO 9001 : 2015?
1. Scope
2. Normatif references
3.Terms and Definition
4.Context of Organization
5.Leadership
6.Planning
7.Support
8.Operations
9.Performance Evaluation
10.Improvement
Struktur yang baru ini nantinya akan memudahkan organisasi/ perusahaan dalam melakukan integrasi sistem manajemen (mutu, lingkungan, K3,dsb), aspek Term and Devinition menjadi lebih lengkap.
Contohnya pada Klausal berikut:
Klausul 4 ( Context of the Organization)
a. Understanding of the organization and its context
b. Expectations of interested parties
Yaitu hal yang diperhatikan dan dipertimbangkan:
menetapkan masalah eksternal dan internal, baik positif dan negatif, yang berkaitan dengan tujuan dan arah strategis.
Klausul 5 ( Leadership )
a. Leadership and commitment
Perusahaan, terutama Top Manajemen, dikatakan berkomitmen jika:
Top manajemen menandatangani kebijakan,
Top manajemen mau turun melihat proses kerja karyawan dan memahami kesulitan,
Top manajemen mau mengeluarkan uang untuk mendukung program positif.
b. Kebijakan mutu - harus mencakup:
tujuan dan konteks organisasi serta mendukung arah strategis, tersedia kerangka kerja untuk sasaran mutu komitmen untuk persyaratan, dll .
c. Roles responsibilities and authorities
Perusahaan, melalui peran Departemen HR, harus membuat:
persyaratan suatu jabatan dan deskripsi pekerjaan, matrix atau rencana pelatihan,
adanya induksi/pengenalan Perusahaan terhadap karyawan baru, tamu, kontraktor, magang, dll.
Klausal 6 Planning
a. Actions to address risk and opportunity
Prosedur identifikasi mutu pada dokumen yang berisikan: risiko, penanganan peluang, lamanya periode pengendalian risiko, penanggung jawab, dll.
b. Quality objectives and planning to achieve them
yang dinamakan sasaran, target dan program haruslah terukur, tahu apa yang akan dilakukan, sumber daya yang diperlukan, siapa yang bertanggung jawab, periode selesai, dan cara mengevaluasi hasil
dibuat perbulan, quartal, semester, atau tahunan.
Klausul 7 Support
a. Resources
Setiap sumber daya itu perlu perawatan dan pemeliharaan secara berkala agar perusahaan tidak merugi setelah investasi besar-besaran.
Jika karyawan, investasi berupa pelatihan agar tetap terupgrade ilmu, penyegaran seperti outbond agar makin saling mengenal dan solid.
Tujuan perawatan berkala (PPM: Planned Preventive Maintenance) adalah memastikan alat tidak rusak dan operasional tetap berjalan.
b. Communication
Bentuk dari komunikasi dapat berupa:
rapat: rutin dan non rutin
papan pengumuman
papan observasi
rambu-rambu
pemberitahuan induksi
perubahan yang dikomunikasikan
komunikasi eksternal
dll
Sekian sekilas informasi terkait ISO 9001 yang sebenarnya masih panjang sekali pembahasannya. Namun, dengan adanya info ini bisa memberikan gambaran bagi kita semua terkait ISO 9001
Referensi:
Hasil dari pelatihan Awareness ISO 9001:2015 dengan Pelatih: Bogi S.
ISO 9001:2015 (for training purpose) yang ditulis oleh:
http://prioritaskeselamatan.blogspot.com/?m=1
http://warongilmu.blogspot.com/2015/09/standard-iso-90012015.html?m=1