Model pembentukan suatu kelompok pertama kali diajukan oleh Bruce Tackman pada 1965.
Teori ini dikenal sebagai salah satu teori pembentukan kelompok yang terbaik dan menghasilkan banyak ide-ide lain setelah konsep ini dicetuskan.
Teori ini memfokuskan pada cara suatu kelompok menghadapi suatu tugas mulai dari awal pembentukan kelompok hingga proyek selesai.
Saya akan membahas khusus terkait Tahap 3 saja.
Tahap 3 – Norming
Terdapat kesepakatan dan konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggung jawab telah jelas.
Dalam tahap ini terdapat sebuah rasa yang kuat akan identitas kelompok dan persahabatan.
Tahap normalisasi (norming stage) ini selesai ketika struktur kelompok tersebut menjadi solid dan kelompok telah mengasimilasi serangkaian ekspektasi definisi yang benar atas perilaku anggota.
Pada tahap ini, anggota kelompok mulai dapat mempercayai satu sama lain seiring dengan mereka melihat kontribusi penting masing-masing anggota untuk kelompok.
Kelompok ini mulai bekerja sama dengan baik, dan telah berbalik dari fase 'storming ".
Mereka mungkin mulai "membuka" konsep kelompok untuk orang lain yang tidak dalam kelompok dan akan sangat menikmati peran dirinya atau kelompok.
Seringkali, kelompok akan mengalami lagi proses antara "storming" dan "norming" ketika masalah muncul.
Kemunduran akan ada sedikit demi sedikit tapi kelompok akan bangkit kembali ke "norming" dengan cara yang lebih cepat sebagai kelompok yang matang.
Para Natural Leader pada tahap ini mungkin bukanlah orang-orang yang "terlihat" di tahap 1 & 2 (orang ini mungkin tidak lagi memiliki peran utama resmi dalam kelompok.)
Kelompok ini masih membutuhkan arahan Leader utama, tetapi tidak sebanyak storming.
Norming mencakup :
• Kemampuan untuk menyampaikan kritik yang membangun.
• Menerima keanggotaan dalam kelompok.
• Berupaya untuk mencapai keselarasan dengan menghindari konflik.
• Biasanya ada pengakuan pada satu sama lain, dan berbagi masalah pribadi.
• Membangun perasaan kekompakan kelompok, semangat untuk mencapai tujuan.
• Membangun dan mempertahankan aturan kelompok.
Sebagai anggota kelompok, segera memulai bekerja di luar perbedaan mereka, mereka sekarang memiliki lebih banyak waktu dan energi untuk dihabiskan pada proyek.
Tanda-tanda Kelompok berada di Tahap Norming adalah adanya peninjauan ulang dan penjelasan mengenai Objective/Tujuan Kelompok, timbulnya persahabatan dan kerjasama antar anggota kelompok, mulai dapat mendengar pendapat anggota lain serta dapat meng-identifikasi-kan kekuatan dan kelemahan.
Referensi:
http://rizalardyansyah23.blogspot.com/2012/12/tahap-pembentukan-kelompok.html?m=1
https://gitaazizahputri.blogspot.com/2016/05/forming-storming-norming-performing-and.html?m=1
http://kulpulan-materi.blogspot.com/2013/01/tahap-tahap-perkembangan-kelompok.html?m=1
http://arvianda.blogspot.com/2015/07/bekerja-sama-dalam-team-kelompok.html?m=1