Ada orang khayalnya dengan mimpi. Mari kita bahas terkait kaidah mimpi terlebih dahulu.
Pertama, bagi siapapun yang telah mendapat kemudahan oleh Allah untuk bermimpi bertemu dengan Rasulullah.
Ingat ! Jadikanlah mimpi bertemu Rasulullah itu rahasia kita sendiri saja. Sebaiknya jangan diobral mimpi kita ya...
Kenapa perlu dirahasiakan?
Untuk mencegah orang lain yang bukan bermimpi Rasulullah itu mau mengaku-ngaku alias berbohong bahwa dia sudah ketemu Rasulullah. Sebab si pendusta itu, mereka ingin dipandang mulia.
Sesungguhnya, memang benar adanya siapa saja yang bermimpi Rasulullah adalah benar-benar bertemu Rasulullah. Karena syaitan tidak akan pernah bisa menjelma atau menyerupai Rasulullah.
Seandainya ada orang yang bermimpi dengan Rasulullah kemudian yang dia lihat wajahnya buruk. Ketahuilah bahwasanya orang itu tadi yang hatinya jelek, bukan Rasulullahnya. Masih belum sempurna hatinya untuk sambung kepada Rasulullah.
Tapi, sudah sangat beruntung memperoleh kesempatan untuk bertemu Rasulullah dalam mimpi.
Baiklah,
Jadi, ketika kita bisa dapat kesempatan bermimpi dengan Rasulullah sebaiknya jangan diceritakan ke siapa-siapa. Tidak ada manfaatnya bagi orang lain. Ditakutkan malah merusak. Ini kita ya..
Contoh:
Dalam sebuah pesantren nih. Ada ustadz yang setiap hari cerita ke para santri kalau dia mimpi bertemu Rasulullah.
Akhirnya, santri-santrinya ingin dimuliakan juga. Kemudian mereka ikut-ikutan namun, mereka berbohong. Mereka bilang sudah bertemu Rasulullah padahal sebenarnya tidak. Hanya ingin dimuliakan saja.
Mimpi bertemu Rasulullah adalah sesuatu yang mahal. Para salafus Soleh kalau mimpi bertemu Rasulullah, setelah bangun dari tidurnya. Mereka langsung menyedekahkan separuh hartanya. Karena bersyukur, bukan obral cerita.
Kalau kita benar-benar rindu nabi, kita akan benar-benar menjaga privasi ini. Hanya aku dan dia saja , cieee....
Berikut ada beberapa syarat bagi yang ingin bermimpi dengan Rasulullah:
1. Memperbanyak baca sholawat. Sholawat yang khusyu', fokus.
2. Baca sejarah Rasulullah.
3. Menjalankan sunnah-sunnahnya. Baik secara dzohir dan batin. Jadi, setiap kita melakukan sunnahnya yang ada dipikiran kita ingat Rasulullah.
Misal, kita mau minum baca bismillah pakai tangan kanan. Ingat, Rasulullah kalau minum seperti ini. Ingat Rasulullahnya jangan sekedar perintah haditsnya. Begitu. Dan seterusnya.
Jadi, dikit-dikit sambung dengan kata seperti Rasulullah. Nak, makannya jangan pakai tangan kiri. Sayang , makan pakai tangan kanan seperti Rasulullah.
Berjalan dengan Rasulullah, membiasakan diri bersama Rasulullah.
Kemudian agar kita bisa bertemu dengan Rasulullah di alam mimpi bahkan secara nyata adalah.....
4. Khidmah kepada Umat Rasulullah.
Jadi, ketika kita membantu seorang faqir, ingat ini yang dilakukan Rasulullah. Khidmah kepada para Ulama, mengingat kalau Ulama adalah penerus Rasulullah. Disaat mendoakan, ingat ini ummatnya Rasulullah.
Apakah kebayang, ada pecinta Rasulullah lalu mengutuk umatnya, masuk neraka !
Gak ada itu.... Gak ada...
Pecinta Rasulullah akan menangis bila melihat orang lain bermaksiat. Kita mudah menangis ketika melihat umat Rasulullah bermaksiat, maka kita akan mudah melihat Rasulullah.
Jadi, kalau kita ingin melihat Rasulullah. Sering-seringlah menangis disaat melihat orang lain bermaksiat. Kalau kita tidak bisa menangis, susah melihat Rasulullah.
Misal, kita menangis kemudian berdoa:
"Yaa Allah, ada tetanggaku bermaksiat kepadaMu ya Allah. Berikanlah dia hidayahMu, petunjukMu"
Kita menyayangi mereka , sebagaimana kita menyayangi diri kita sendiri. Itulah kesempurnaan iman. Takut kalau mereka disiksa Allah, sayang. Kasihan. Sebagaimana kita kasihan dengan diri kita bila disiksa Allah.
Bukan malah melaknat masuk neraka. Sumpah serapah.
Begitulah 4 cara mudah bertemu Rasulullah. Semoga Allah mudahkan kita untuk mengamalkannya . Aamiin
***
Sumber dari kajian online bersama Buya Yahya di Al Bahjah TV
Kenapa perlu dirahasiakan?
Untuk mencegah orang lain yang bukan bermimpi Rasulullah itu mau mengaku-ngaku alias berbohong bahwa dia sudah ketemu Rasulullah. Sebab si pendusta itu, mereka ingin dipandang mulia.
Sesungguhnya, memang benar adanya siapa saja yang bermimpi Rasulullah adalah benar-benar bertemu Rasulullah. Karena syaitan tidak akan pernah bisa menjelma atau menyerupai Rasulullah.
Seandainya ada orang yang bermimpi dengan Rasulullah kemudian yang dia lihat wajahnya buruk. Ketahuilah bahwasanya orang itu tadi yang hatinya jelek, bukan Rasulullahnya. Masih belum sempurna hatinya untuk sambung kepada Rasulullah.
Tapi, sudah sangat beruntung memperoleh kesempatan untuk bertemu Rasulullah dalam mimpi.
Baiklah,
Jadi, ketika kita bisa dapat kesempatan bermimpi dengan Rasulullah sebaiknya jangan diceritakan ke siapa-siapa. Tidak ada manfaatnya bagi orang lain. Ditakutkan malah merusak. Ini kita ya..
Contoh:
Dalam sebuah pesantren nih. Ada ustadz yang setiap hari cerita ke para santri kalau dia mimpi bertemu Rasulullah.
Akhirnya, santri-santrinya ingin dimuliakan juga. Kemudian mereka ikut-ikutan namun, mereka berbohong. Mereka bilang sudah bertemu Rasulullah padahal sebenarnya tidak. Hanya ingin dimuliakan saja.
Mimpi bertemu Rasulullah adalah sesuatu yang mahal. Para salafus Soleh kalau mimpi bertemu Rasulullah, setelah bangun dari tidurnya. Mereka langsung menyedekahkan separuh hartanya. Karena bersyukur, bukan obral cerita.
Kalau kita benar-benar rindu nabi, kita akan benar-benar menjaga privasi ini. Hanya aku dan dia saja , cieee....
Berikut ada beberapa syarat bagi yang ingin bermimpi dengan Rasulullah:
1. Memperbanyak baca sholawat. Sholawat yang khusyu', fokus.
2. Baca sejarah Rasulullah.
3. Menjalankan sunnah-sunnahnya. Baik secara dzohir dan batin. Jadi, setiap kita melakukan sunnahnya yang ada dipikiran kita ingat Rasulullah.
Misal, kita mau minum baca bismillah pakai tangan kanan. Ingat, Rasulullah kalau minum seperti ini. Ingat Rasulullahnya jangan sekedar perintah haditsnya. Begitu. Dan seterusnya.
Jadi, dikit-dikit sambung dengan kata seperti Rasulullah. Nak, makannya jangan pakai tangan kiri. Sayang , makan pakai tangan kanan seperti Rasulullah.
Berjalan dengan Rasulullah, membiasakan diri bersama Rasulullah.
Kemudian agar kita bisa bertemu dengan Rasulullah di alam mimpi bahkan secara nyata adalah.....
4. Khidmah kepada Umat Rasulullah.
Jadi, ketika kita membantu seorang faqir, ingat ini yang dilakukan Rasulullah. Khidmah kepada para Ulama, mengingat kalau Ulama adalah penerus Rasulullah. Disaat mendoakan, ingat ini ummatnya Rasulullah.
Apakah kebayang, ada pecinta Rasulullah lalu mengutuk umatnya, masuk neraka !
Gak ada itu.... Gak ada...
Pecinta Rasulullah akan menangis bila melihat orang lain bermaksiat. Kita mudah menangis ketika melihat umat Rasulullah bermaksiat, maka kita akan mudah melihat Rasulullah.
Jadi, kalau kita ingin melihat Rasulullah. Sering-seringlah menangis disaat melihat orang lain bermaksiat. Kalau kita tidak bisa menangis, susah melihat Rasulullah.
Misal, kita menangis kemudian berdoa:
"Yaa Allah, ada tetanggaku bermaksiat kepadaMu ya Allah. Berikanlah dia hidayahMu, petunjukMu"
Kita menyayangi mereka , sebagaimana kita menyayangi diri kita sendiri. Itulah kesempurnaan iman. Takut kalau mereka disiksa Allah, sayang. Kasihan. Sebagaimana kita kasihan dengan diri kita bila disiksa Allah.
Bukan malah melaknat masuk neraka. Sumpah serapah.
Begitulah 4 cara mudah bertemu Rasulullah. Semoga Allah mudahkan kita untuk mengamalkannya . Aamiin
***
Sumber dari kajian online bersama Buya Yahya di Al Bahjah TV