Memang semua orang punya modal (uang dan kesempatan) dan prioritas masing-masing.
Prioritas itu bukan tidak melakukan yang lainnya. Tapi, yang paling didahulukan dan paling banyak bagiannya.
Ada yg punya modal uang banyak
Ada yang Prioritasnya adalah makan enak, makan di restoran, hiburan, berwisata ke tempat yang mengeluarkan budget wah, karaoke, memperindah rumah dsb. Sehingga, memiliki hutang (apapun alasannya) kepada orang lain yang harus dilunasi, haji dan umroh pun tidak pernah.
Ada yang prioritasnya untuk investasi, membantu sebagian orang yang susah, biaya pendidikan, biaya haji dan umroh, hutang pun tidak punya tapi memberi hutang pada orang lain.
Sehingga, kehidupannya pun perih, boro boro makan di restoran, atau jalan-jalan ke tempat wisata, rumahnya pun sangat sederhana. Gaya hidupnya pun terlihat tidak asyik di mata orang-orang modern.
Ada yg punya modal waktu.
Prioritasnya Menghafal Quran dulu, ada yang beajar bahasa asing dulu, ada yang berhitung dulu.
Ya, begitulah hidup ada prioritas masing-masing
Bukannya pelit ataupun fanatik. Tapi hidup itu pilihan. Siapa yang menanam, dia yang kan memetik hasilnya.
Tags:
Edukasi
Betul banget nih, sebenarnya kebutuhan hidup itu dicukupi oleh rezeki, kalau pengen lebih ya kudu kerja keras :D
ReplyDeleteKalau saya prioritasnya menikmati saat ini aja sih, karena tetap waras aja udah Alhamdulillah, terus bekerja keras, karena yakin Allah Maha Mengetahui siapa hamba-Nya yang bersungguh-sungguh :)