Cara Hidup Agar Selalu Cukup #BelajarHidupMinimalisPemula

 


Lelah akan keinginan yang tiada habisnya, kita belajar arti kata "cukup".


Orang serakah berpikir bagaimana aku bisa menambah kekayaanku?

Orang sederhana berpikir bagaimana aku bisa mengurangi kelebihanku?

Orang serakah, mau sekaya apapun tetap saja tidak pernah merasa cukup.

Orang sederhana? Sebaliknya, tidak banyak keinginan dan terlalu mudah merasa cukup.

Coba buatlah daftar dari keinginan-keinginan kecil ataupun besar yang pernah kita impikan.

Coret keinginan yang sudah tercapai, evaluasi lagi apakah menjadi sia-sia? Kemudian renungkan keinginan yang belum  tercapai.

Apakah semua keinginan itu hal yang sungguh kita butuhkan atau ego semata yang nyatanya kurang berguna?

Tidakkah kita lelah dengan keinginan-keinginan semu yang tidak ada habisnya?

Lalu kapan kita merasa cukup?

Kadang kita lupa untuk bersyukur, selalu melihat ke atas sehingga kita merasa selalu ada saja yang kurang dalam hidup kita.

 Kita lupa untuk melihat ke bawah.

Kita lebih suka melihat teman-teman kita yang handphonenya gonta-ganti, yang sering jalan-jalan kesana kemari, yang sering belanja, dan sebagainya.

Kita lupa untuk melihat ke bawah, ada mereka yang beli pulsa internet saja bingung, ada yang hutang kesana kemari, ada yang pusing memikirkan biaya kontrakan, dll

Melihat ke atas kita itu baik untuk membangkitkan semangat dan motivasi.

Melihat ke bawah itu baik untuk mengingatkan kita agar tidak putus asa, menyerah, bisa bersyukur, berbagi dan belajar rendah hati. 

Banyak orang lebih suka terus melihat ke atas hingga lupa diri dan rela menghalalkan segala cara demi menjadi “seperti yang lain”, bahkan kalau bisa melebihi yang lain.



Post a Comment

Previous Post Next Post