Punya hobi koleksi barang?
Punya barang koleksi itu menyenangkan sekaligus merepotkan.
Sesuatu yang harusnya biasa-biasa saja, namun sebab kita kumpulkan lalu kita beri predikat “koleksi” dan “spesial”, maka otomatis barang-barang itu seolah menjadi harta yang sangat berharga. Jatuh cinta deh !
Meskipun itu barang-barang yang murah dan sepele, namun jika kita mengikatnya erat-erat secara emosional, maka secara otomatis kita akan terjebak pada keterikatan semu.
Semakin kuat ikatannya, maka semakin beratlah untuk melepaskannya.
Tidak terikat bukan berarti tidak boleh memiliki apapun.
Karena sebaliknya, agar tidak ada sesuatupun yang bisa "memilikimu". Ketika "sesuatu" itu hilang, kita akan baik-baik saja.
Mengikat terlalu kencang itu menyakitkan. Karena keterikatan itu racun.
Namun mencoba melepas untuk tidak terikat sama sekali bisa menjadikan kita pribadi yang acuh. Kita bisa terjebak menjadi pribadi egois yang tidak punya empati dan kepedulian pada sekitar.
Kalungkan tali kebaikan kepada semua orang tanpa berusaha mengikat.
Ikatan itu akan lepas jika memang sudah waktunya untuk lepas. Jika kita percaya bahwa segala sesuatu adalah milik Allah, pemahaman ini tak akan sulit dimengerti.
Begitulah jika tidak ingin merasakan perihnya kehilangan, pikirlah matang-matang sebelum memutuskan untuk membeli atau menyimpan sesuatu.
Ada pertemuan ada perpisahan. Kalaupun sudah terlanjur koleksi, janganlah terlalu terikat padanya.
Siap menyimpan, bersiap pulalah untuk melepas. Jadi, jika sewaktu-waktu kita kehilangan, kita akan tetap baik-baik saja.
